Perkuat Kerja Sama PTKIN, UIN Jakarta Sambut Pesantren Teknologi Riau

Perkuat Kerja Sama PTKIN, UIN Jakarta Sambut Pesantren Teknologi Riau

Ruang Biro AAKK, Berita UIN Online - UIN Syarif Hidayatullah Jakarta perluas jejaring Penerimaan Mahasantri Baru (PMB) tahun 2026/2027 dengan menerima kunjungan dari Pesantren Teknologi Riau, Ruang Biro AAKK, Senin (27/4/2026), sebagai bentuk kerjasama pesantren dengan PTKIN.

Disambut Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan dan Kerjasama (AAKK), Dr. Hj. Sri Ilham Lubis, Lc., M.Pd.I., memaparkan keunggulan UIN Jakarta sebagai mitra PTKIN unggul, tertua, dan terpercaya. “Dengan catatan sejarah sebagai PTKIN tertua, kita juga memiliki fasilitas empat lokasi kampus, kampus 1 yang berada di Jalan Juanda, kampus 2 di Jalan Kertamukti, kampus 3 di Jalan Tarumanegara dan PPG, dan kampus 4 berada di Cikuya,” jelasnya.

Melanjutkan pemaparannya, Sri Ilham Lubis menambahkan bahwa UIN Jakarta juga memiliki 2 rumah sakit yang kedepannya bisa dimanfaatkan untuk studi mahasiswa kedokteran. “Rencananya rumah sakit nanti menjadi pusat pendidikan kedokteran untuk belajarnya mahasiswa kedokteran kita,” tegasnya.

Raihan UIN Jakarta pada QS World University Rankings by Subject 2026 peringkat ke-29 dunia menjadikan UIN Jakarta sebagai universitas kebanggan di bawah Kementerian Agama, hal ini sebagai bentuk nilai jual universitas yang menjamin untuk calon mahasiswa baru. 

Di samping itu, Pesantren Teknologi Riau merupakan yayasan yang memiliki pesantren Madrasah Tsanawiyah (MTs) Ummatan Wasathan, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pesantren Teknologi Riau, dan Madrasah Aliyah (MA) Ummatan Wasathan. Dengan pendidikan yang berstandar industri khususnya pada aliyah, Pesantren Teknologi Riau memberikan fasilitas dan kualitas terbaik untuk anak didik.

Pimpinan yayasan Ummathan Wasathan, Ust. Ahmad Mantiq Alimuddin, Lc., M.A., menjelaskan bahwa adanya inisiasi pembangunan pesantren teknologi di Riau ini merupakan awal ide dari Menteri Agama zaman Gus Dur, KH Muhammad Tholchah Hasan dan dilanjutkan hingga sekarang karena inovasi ini merupakan pemikiran ide yang lebih maju pada saat itu.

Pesantren Teknologi Riau menawarkan sistem pembelajaran yang cukup variasi salah satunya yaitu dengan menyelenggarakan kurikulum pesantren  (Kulliyatul Mu'allimin Al-Islamiyah) & kurikulum KEMENAG yaitu IPA dan IPS serta Program teknologi terapan berbasis agrikultural. “Kita menawarkan program agrikultural, menanam dan merawat tumbuhan pada siang atau waktu kosong untuk menghindari kejenuhan,” jelasnya.

Ia juga mengharapkan peluang dengan kompetensi yang sudah disiapkan agar bisa mendapatkan keserasian dengan program di UIN Jakarta. “Harapan kami kerjasama ini bisa berkesinambungan, berkelanjutan dan tentunya ini dapat memberikan banyak sekali informasi-informasi tambahan bagi calon-calon mahasiswa di UIN Jakarta sehingga kesempatan untuk berkuliah di sini terbuka lebar dan tentunya ini menjadi bagian dari masa depan anak-anak kami yang ada di pesantren,” jelas harapannya.

Selain itu, hadir membersamai kepala yayasan Ummathan Wasathan sekaligus Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat Lembaga adat Melayu Riau, Datuk H Raja Marjohan Yusuf, ia mengatakan rasa optimis untuk bekerja sama dengan UIN Jakarta. “Katakanlah semacam satu kolaborasi antara Pesantren Teknologi Riau dengan UIN Jakarta, kami senang sekali dapat banyak masukan dan informasi yang sangat berharga dan ini sangat penting terutama bagi anak-anak kita untuk mengembangkan dan melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi,” jelasnya.

Untuk info lebih lengkap mengenai Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2026 UIN Jakarta, dapat dilihat di https://spmb.uinjkt.ac.id

(Meisa Aqilah/Fauziah M./Zaenal M./Fajri Nafisa/Foto: Azka Raysa dan Tiara Abdhie)