Perkuat Keamanan Kampus, UIN Jakarta Kukuhkan Kepengurusan Satuan Pengamanan
Auditorium Harun Nasution, Berita UIN Online – Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta resmi mengukuhkan Petugas Satuan Pengamanan (Satpam) sebuah prosesi yang digelar di Auditorium Harun Nasution, Kamis (2/7/2026) dengan melibatkan sekitar 100 personel Satuan Pengamanan. Pengukuhan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem keamanan kampus sekaligus meningkatkan profesionalisme petugas pengamanan dalam menciptakan lingkungan akademik yang aman, tertib, dan nyaman. Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Tugas Nomor B-2485/B.1/KP.14/06/2026.
Dalam sambutannya, Kepala Biro Administrasi Umum dan Kepegawaian (AUK) Dr. H. Nanang Fatchurochman, S.H., S.Pd., M.Pd. menegaskan bahwa dalam struktur pengamanan tidak ada sekat pemisah antarpersonel. Baik petugas yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), maupun tenaga alih daya (outsourcing), dari ketiga pihak, semuanya memiliki kedudukan dan tanggung jawab yang setara.
“Ini menunjukkan bahwa Satuan Pertugas Pengamanan yang ada di UIN Jakarta ini, adalah bentuk perkompakan soliditas dari Satuan Pengamanan yang ada di UIN Jakarta. Kita tidak ada membedakan antara PNS, P3K, dan juga dari pihak ketiga ataupun outsourcing. Mengapa? Karena mereka adalah tugasnya sama dalam rangka pengamanan di UIN Jakarta,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pihak kampus berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan dan pemberdayaan berkelanjutan bagi para petugas pengamanan, baik secara fisik maupun batiniah. Secara fisik, anggota satuan pengamanan akan diberikan kesempatan untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) keahlian guna mengembangkan potensi diri. Sementara secara lahir, mereka akan dibekali pembinaan rohani, keagamaan, serta penguatan etika. Hal ini dinilai krusial mengingat mereka bertugas di bawah naungan lembaga pendidikan tinggi Islam yang menjunjung tinggi akhlak mulia.
“Insya Allah, pimpinan kita akan terus melakukan pembinaan dan pemberdayaan baik secara fisiknya maupun secara lahirnya. Kalau fisik silahkan nanti ada ikut pendidikan diklatnya, ada juga pendidikan-pendidikan lainnya yang juga memberikan pengembangan pemberdayaan bagi anggota-anggota Satuan Pengamanan ini sendiri. Karena mereka juga punya potensi, punya kualitas, punya juga kemampuan di bidang keahliannya masing-masing. Nah selain itu juga kita akan melakukan pemberdayaannya melalui pembinaan-pembinaan rohaninya,” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Komandan Keamanan UIN Jakarta yang baru saja dilantik, Moh. Haris, menyatakan komitmennya untuk membangun etos kerja yang berintegritas, disiplin, dan amanah. Ia menekankan pentingnya rasa kekeluargaan dalam mewujudkan lingkungan kampus yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh sivitas akademika.
Untuk mencapai target tersebut, ia menjelaskan bahwa pengurus baru dalam waktu dekat akan langsung meningkatkan kualitas kerja yang lebih teratur dan terarah. Langkah nyata ini juga mencakup respons cepat terhadap isu keselamatan jalan dan parkir liar, khususnya di area pos bawah kampus yang dinilai membahayakan pengguna jalan.
“Komitmen saya adalah bagaimana saya membangun secara integritas pekerjaan yang disiplin, amanah, sehingga membangun kekompakan, kekeluargaan untuk membangun keamanan, kenyamanan, ketertiban yang khususnya di lingkungan UIN Jakarta, dalam waktu dekat. Maka, saya dan pengurus akan meningkatkan semua kualitas kerja yang disiplin, secara teratur, terarah, demi kenyamanan lingkungan UIN Jakarta. Dengan sering terjadinya kecelakaan di pos bawah dengan lampu penyebrangan yang sering padam,” tuturnya.
(Khoirillah/Zaenal/Arifin/Foto: Tiara Abdhie)