Gd. Rektorat, BERITA UIN Online— Perguruan tinggi asal Kesultanan Oman, Institut Dzahirah Oman, menjajaki kerjasama bidang pendidikan dan riset dengan UIN Jakarta. Kemitraan diharap meningkatkan kualitas akademik sekaligus meningkatkan peluang pertukaran mahasiswa dan dosen masing-masing universitas.

Penjajakan kerjasama disampaikan langsung oleh Direktur Institut Dzahirah Oman, Dr. Shalih bin Sulaiman  al-Zuhairi, Rabu (3/7/2019). Ini dilakukannya saat audiensi dengan Rektor  UIN Jakarta Prof. Dr. Amany Lubis di ruang kerjanya didampingi Wakil Rektor Bidang Kerjasama Prof. Dr. Andi Faisal Bhakti.

Menurut Shalih, ia ditugaskan lembaganya melakukan audiensi guna menjalin jejaring kemitraan dengan perguruan tinggi-perguruan tinggi potensal. UIN Jakarta jadi salah satu sasaran pengembanan kemitraan lmbaganya. “Semoga penjajakan kemitraan ini bisa secepatnya kita realisasikan,” harapnya.

Dalam kesempatan itu, Rektor mengungkapkan, UIN Jakarta membuka diri dengan institusi akademik mana pun untuk bekerjasama mengembangkan pendidikan dan riset. Ini termasuk menerima mahasiswa dari berbagai negara termasuk negara-negara asal Timur Tengah untuk menempuh studi di UIN Jakarta. “UIN Jakarta memiliki puluhan prodi berbasis keilmuan Islam, sosial humaniora, dan sains. Silakan bekerjasama,” katanya.

Lebih lanjut, Rektor mengungkapkan, kemitraan UIN Jakarta dan perguruan tinggi asal Oman sangat dimungkinkan terbangun. Selain sama-sama berkomitmen mendorong pendidikan dan risetnya, Oman Indonesia juga memiliki kondisi kultural dan keislaman yang hampir mirip.

Terlebih kedua negara juga memiliki visi dan pengalaman yang sama dalam mendorong tumbuhnya moderasi beragama sebagai modal pembangunan sosialnya. Diketahui, Oman merupakan salah satu negara dengan populasi Muslim yang dominan kendati terbagi dalam sejumlah sekte teologis seperti Sunni, Syiah, dan Ibadi. (zm)

Share This