Gedung Rektorat, BERITA UIN Online – Masa pendaftaran calon mahasiswa baru melalui jalur seleksi Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) untuk program S1 tahun akademik 2020/2021 resmi ditutup, Selasa (7/7/2020). UIN Jakarta tertinggi peminat pada pilihan pertama program studi (prodi).

Humas UIN Jakarta dalam siaran persnya yang diterima BERITA UIN Online, Kamis (9/7/2020), menyebutkan peminat masuk UIN Jakarta yang memilih pilihan prodi pertama berdasarkan hasil hitung terakhir mencapai angka 9.328 peserta. Sedangkan pilihan prodi kedua dan ketiga masing-masing mencapai angka 7.918 dan 7.066 peserta.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari pusat data Panitia Nasional UM-PTKIN, jumlah total pendaftar saat terakhir penutupan mencapai angka 155.982 peserta. Sedangkan yang sudah melakukan pembayaran dan dinyatakan final mencapai angka 132.429 peserta.

Sementara itu, untuk pilihan pertama prodi tertinggi peminat di 10 PTKIN, urutan kedua UIN Makassar dengan angka mencapai 8.601 peserta, UIN Yogyakarta (8.490 peserta), UIN Bandung (7.986 peserta), UIN Surabaya (6.106 peserta), UIN Lampung (5.678 peserta), UIN Palembang (5.022 peserta), UIN Malang (4.602 peserta), UIN Sumatera Utara (5.136 peserta), dan IAIN Tulung Agung (4.476 peserta).

Para pendaftar berasal dari berbagai daerah di Indonesia serta berlatar belakang pendidikan SMA/SMK/MA/Pesantren Mua’dalah. Namun, hingga berita ini diturunkan hari ini, belum diperoleh data berapa jumlah pendaftar dari masing-masing sekolah tersebut. Begitu pula mengenai sebaran prodi pilihan pertama yang khusus memilih di UIN Jakarta.

UM-PTKIN merupakan sistem seleksi bersama yang diikuti oleh 58 PTKIN (UIN/IAIN/STAIN) se-Indonesia plus Fakultas Agama Universitas Singaperbangsa, Karawang, Jawa Barat. Jalur UM-PTKIN menawarkan 1.197 prodi yang bersifat keagamaan. Sementara total kuota yang disediakan secara nasional terdapat 73.770 kursi.

Dalam penerimaan mahasiswa baru melalui jalur UM-PTKIN, baik untuk kelompok IPA maupun IPS, calon peserta dapat memilih minimal satu prodi dan maksimal tiga prodi. Urutan dalam pemilihan prodi menyatakan prioritas pilihan.

UIN Jakarta pada sistem seleksi bersama ini menawarkan sebanyak 30 prodi dengan total kuota sebesar 1.338 kursi. (ns)

Share This