Gedung Rektorat, BERITA UIN Online – Seleksi masuk UIN Jakarta tahun akademik 2020/2021 melalui jalur Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM PTKIN) akan dibuka pada April 2020 mendatang. Program studi yang ditawarkan di jalur ini bersifat keagamaan, yakni sebanyak 27 program studi dengan kuota sebesar 40 persen.

Demikian siaran pers Humas UIN Jakarta yang diterima BERITA UIN Online, Rabu (8/1/2020). Jalur UM PTKIN merupakan seleksi bersama nasional yang diselenggarakan serentak di seluruh PTKIN secara terpadu. Jalur tes tertulis ini diikuti oleh 58 PTKIN di Indonesia, yaitu 17 UIN, 32 IAIN, dan 9 STAIN.

Sesuai jadwal, pendaftaran dan pembayaran UM PTKIN mulai dibuka pada 15 April-29 Mei 2020 pukul 16.00 WIB. Sedangkan untuk finalisasi pendaftaran dimulai pada 15 April-1 Juni 2020 pukul 24.00 WIB. Biaya pendaftaran di jalur ini dikenakan sebesar Rp 200.000 dan dibayarkan secara langsung melalui bank BNI di seluruh kantor cabang di Indonesia.

Caranya, calon mahasiswa terlebih dahulu harus mengisi biodata secara online di laman https://um-ptkin.ac.id untuk mendapatkan nomor Slip Instruksi Pembayaran (SIP). Nomor SIP ini sebagai pengganti dari nomor rekening bank yang bersangkutan.

Jalur UM PTKIN terbuka untuk semua lulusan dari satuan pendidikan MA/MAK/Pesantren Muadalah/SMA tahun 2018, 2019, dan 2020. Calon mahasiswa juga harus berbadan sehat agar dapat mengikuti perkuliahan dengan baik.

Pelaksanaan ujian akan digelar pada 15-24 Juni 2020 (8 hari) dengan lokasi di seluruh PTKIN di Indonesia dan menggunakan Computer Base Test (CBT). Berbeda dengan tahun lalu, tahun ini ujian dilaksanakan sebanyak 24 sesi dengan tiga sesi dalam satu hari. Ketentuannya, setiap peserta hanya diberikan kesempatan mengikuti ujian sebanyak satu kali saja.

Peserta ujian dibagi ke dalam dua kelompok, yakni bidang Sains dan Teknologi untuk Kelompok IPA serta bidang Sosial, Humaniora, dan Keagamaan untuk Kelompok IPS. Materi ujian untuk Kelompok IPA adalah Tes Potensi Akademik (Verbal, Kuantitatif), Bahasa (Arab, Inggris), Keislaman (Akidah-Akhlak, Sejarah Kebudayaan Islam, Fikih), dan Kemampuan IPA (Matematika Dasar, IPA Terpadu).

Sedangkan untuk Kelompok IPS, materi ujian adalah Tes Potensi Akademik (verbal, kuantitatif), Bahasa (Arab, Inggris), Keislaman (Akidah-Akhlak, Sejarah Kebudayaan Islam, Fikih), dan Kemampuan IPS (Matematika Dasar, IPS Terpadu).* (ns)

Share This