Pendaftar Jalur PMDK Capai 203 Peserta

Pendaftar Jalur PMDK Capai 203 Peserta

 

Reporter: Jaenuddin Ishaq

Gedung Rektorat, UIN Online – Hingga Rabu (24/2), jumlah pendaftar masuk UIN Jakarta melalui jalur Penelusuran Minat dan Kemampuan (PMDK) mencapai 203 peserta dari 70 sekolah. Jumlah itu akan terus bertambah seiring masih dibukanya masa pendaftaran calon mahassiwa baru PMDK tahun akademik 2010/2010.

Koordinator PMDK Drs Abd Aziz Hasibuan MPd menyatakan, masa pendaftaran PMDK akan ditutup pada 5 Maret mendatang. Sejak dibuka 1 Februari lalu, peminatnya cukup tinggi. “Padahal jumlah kuota tersedia tak lebih dari 20 persen dari total kuota seluruh jalur seleksi,” katanya kepada UIN Online di ruang kerjanya Gedung Rektorat, Rabu (24/2).

Aziz mengatakan, panitia PMB PMDK telah mengirim lebih dari 1.000 undangan ke SMA/MA di seluruh Indonesia, baik negeri maupun swasta. Bagi sekolah yang belum mendapatkan undangan dan berminat mengirimkan calon pesertanya, panitia menyilakan pihak sekolah mengajukan langsung yang disertai profil sekolah serta akreditasinya.

Terkait dengan tidak dimasukkannnya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) ke dalam daftar calon peserta PMDK, Aziz menjelaskan bahwa sekolah itu lulusannya lebih cenderung melanjutkan ke politeknik. Meski demikian panitai PMB PMDK tetap memberi kesempatan untuk mendaftar ke jalur non-PMDK seperti jalur Ujian Mandiri atau SPMB Nasional.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, syarat umum menjadi calon peserta PMDK adalah siswa berasal dari lulusan SMA/MA yang terakreditasi minimal “B”, lulusan pesantren (khusus untuk program studi ilmu-ilmu agama), dan lulusan SSMA/MA jurusan IPA yang terakreditasi “A” (khusus untuk program studi pendidikan dokter). Syarat lain, nilai rapor pada kelas X dan XI semester satu dan dua serta kelas XII semester satu minimal 70. Sedangkan bagi yang memilih program studi pendidikan dokter nilai mata pelajaran yang dipersyaratkan harus mencapai minimal 75.

Pengumuman kelulusan akan dilakukan pada 27 Maret mendatang. Sedangkan perkuliahan akand imulai pada  1 September 2010.