Gedung Rektorat, BERITA UIN Online— Enam asesor lembaga penjaminan mutu regional ASEAN University Network Quality Assurance (AUN QA) dijadwalkan melakukan visitasi ke tiga prodi di lingkungan UIN Jakarta, Senin 29 April hingga Kamis 2 Mei mendatang. Tiga prodi yang divisitasi antara lain Prodi Manajemen FEB, Prodi Hukum Keluarga (Akhwal Syakhsiyah) FSH, dan Prodi Sistem Informasi FST.

Keenam asesor AUN QA itu adalah Prof. Chavalit Wongse-ek (Mahidol University, Thailand), Monet M. Loquias Ph.D (University of the Philippines), dan Prof. Fauza Ab. Ghaffar (University of Malaya, Malaysia). Selanjutnya, Pham Van Tuan (The University of Danang, Vietnam), Shahrir Abdullah (Universiti Kebangsaan Malaysia), SiriluckKiewkong (Mahidol University, Thailand).

 Ketua Pusat Audit dan Pengendalian Mutu Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Dr. Jejen Jaenuddin dalam Rapat Pimpinan UIN Jakarta di Gedung Rektorat, Jumat (26/04/2019), mengungkapkan keenam asesor AUN-QA dijadwalkan melakukan tinjauan kelayakan sertifikasi AUN-QA. “Keenamnya dijadwalkan tiba Senin pekan depan (29/04). Mudah-mudahan berjalan lancar,” ucapnya.

Selama empat berada di UIN Jakarta, keenam asesor akan ditugaskan melakukan asesmen ke tiga prodi yang diusulkan. Masing-masing prodi akan dilihat apakah sudah memenuhi standar sertifikasi AUN-QA atau belum seperti pemenuhan fasilitas infrastruktur hingga fasilitas bagi mahasiswa atau publik lain penyandang disabilitas.

Diketahui, setelah UIN Jakarta melakukan sertifikasi AUN QA bagi empat prodi, sejumlah prodi lainnya mengusulkan untuk disertifikasi. Namun dari beberapa yang diusulkan, tiga prodi, yakni Prodi Hukum Keluarga, Sistem Informasi, dan Manajemen yang siap secepatnya disertifikasi. Salah satu kesiapannya, ketiganya sudah mendapat peringkat A untuk status akreditasi prodi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Sertifikasi AUN-QA sendiri ditujukan agar ketiga prodi memperoleh pengakuan regional-global.

Sebelumnya di tahun 2016, AUN-QA juga telah mensertifikasi empat prodi di UIN Jakarta. Keempat prodi itu adalah Bimbingan dan Penyuluhan Islam (Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi), Sejarah Kebudayaan Islam (Fakultas Adab dan Humaniora), Pendidikan Agama Islam (Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan), dan Dirasat Islamiyah (Fakultas Dirasat Islamiyah). Seluruhnya lolos dengan kualifikasi baik.

Para dekan fakultas dari ketiga prodi yang divisitasi seperti Dekan FSH Dr. Ahmad Tholabi, Dekan FEB Prof. Dr. Amilin, dan Dekan FST Prof. Dr. Lily Suraya Eka Putri mengaku pihaknya telah mempersiapkan proses visitasi tersebut. “Insya Alloh kita sudah siap. Mohon doa dari sivitas akademik UIN Jakarta agar visitasi ini berjalan lancar dan mendapat hasil maksimal,” kata Tholabi.

Sementara itu, Rektor Prof. Dr. Amany Lubis MA mendorong prodi-prodi lain untuk juga bisa mengikuti sertifikasi AUN-QA. Menurutnya, sertifikasi merupakan pintu masuk bagi prodi untuk mendapat rekognisi di tingkat regional. “Jadi siapkan sejak dini, seoptimal mungkin, sehingga saat sertifikasi AUN-QA diajukan, setiap prodi bisa mendapat hasil yang sesuai harapan,” sarannya. (zae)

Share This