Gedung FITK, BERITA UIN Online– Pengenalan Budaya Akademik Kampus (PBAK) FITK UIN Jakarta bakal menghadirkan Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Prof Dr KH Said Aqil Siradj MA sebagai pembicara pada Rabu, 28 Agustus 2019 di Auditorium Harun Nasuiton pukul 13.00 WIB.

Demikian disampaikan Ketua Dewan Eksekutif Mahasiwa (Dema) FITK Thoriq di ruang akademik FITK saat menyampaikan progress report pelaksanaan PBAK FITK kepada pimpinan FITK, Jumat (23/8/2019).

“KH Said sebagai tokoh ulama akan menyampaikan materi tentang moderasi beragama, dimana hal ini sesuai dengan tema yang digaungkan dari universitas, dan menjadi PBAK Universitas gelombang kedua, bersama Fakultas Syariah dan Ushuludin,” ujar Thoriq.

Selain KH Said yang menjadi pembicara tingkat Universitas, lanjut mahasiswa Prodi PAI semester 7 itu, FITK juga menghadirkan lima pembicara lainnya tingkat Fakultas, yaitu Nurul Hidayatul Ummah, sebagai Alumni UIN Jakarta dengan materi sharing session dan pembentukan karakter mahasiswa pada Selasa, 27 Agustus 2019 pukul 15.00 WIB di Hall Student Center UIN Jakarta.

Kedua, tambahnya, Gus Romzi Ahmad sebagai Da’i Milenial dengan materi Anti Terorisme sesuai konsep materi yang diberikan universitas pada Kamis, 29 Agustus 2019 pukul 13.00 WIB.

Ketiga, terang Thoriq, Najella Shihab sebagai Tokoh Pendidikan dengan materi Pendidikan Era Milenial Menjawab Tantangan Revolusi Industri 4.0 pada Kamis pukul 13.45.

Keempat, Habib Husein Ja’far al-Hadar sebagai Intelektual Muda dengan materi Mahasiswa Milenial Menjawab Tantangan Revolusi Industri 4.0 pada Kamis, 29 Agustus 2019 pukul 13.45 WIB.

Terakhir, Gus Makmun Rasyid sebagai Penulis Buku dengan materi Mahasiswa Milenial Menjawab Tantangan Revolusi Industri 4.0, pada Kamis, 29 Agustus 2019 pukul 13.45.

“Untuk pembicara kedua sampai terakhir secara parallel sessions bertempat di Auditorium Harun Nasution UIN Jakarta. Jadwal lengkapnya dapat dilihat di https://fitk.uinjkt.ac.id/pbak-2019/,” pungkas Thoriq.

Diketahui, pada PBAK kali ini, FITK menerima 1319 mahasiswa baru yang dibagi menjadi 48 kelompok masing-masing tersebar di 12 prodi di FITK UIN Jakarta. (lrf/mf)

Share This