Gedung Rektorat, BERITA UIN Online— Pemerintahan Palestina ingin mengirimkan para mahasiswanya untuk belajar di UIN Jakarta. Keinginan disampaikan Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Zuhair Saleh Muhammad al-Shun dalam kunjungannya ke UIN Jakarta, Kamis (30/8/2018).

Kunjungan Zuhair diterima langsung Rektor Prof. Dr. Dede Rosyada MA. Turut mendampingi Rektor, Wakil Rektor Bidang Kerjasama Prof. Dr. Murodi dan Kepala Pusat Layanan Kerjasama Internasional Rachmat Baihaky MA.

Kunjungan sendiri diisi dengan paparan Dubes Palestina tentang harapan pemerintahan dan masyarakat Palestina dalam meningkatkan kualitas akademik generasi mudanya. Di saat yang sama, Rektor juga memaparkan profil akademik dan pengajaran di UIN Jakarta.

“Kami ingin memajukan kualitas generasi muda dengan mengirim belajar mereka. Indonesia, terutama UIN Jakarta, menjadi salah satu tujuan utama pengiriman ini,” kata Zuhair.

Zuhair menuturkan, generasi muda terdidik menjadi prioritas penting dalam mengembangkan masyarakat Palestina ke depan. Untuk itu, Palestina ingin mengirim belajar generasi mudanya ke berbagai perguruan tinggi, terutama UIN Jakarta.

Menanggapi itu, Rektor mengatakan, UIN Jakarta menyambut baik harapan pemerintah dan masyarakat Palestina untuk mengirim belajar putera puterinya ke UIN Jakarta. “Kami memiliki sejumlah fakultas berbasis studi Islam, Politik, Sains, Psikologi, dan Kedokteran,” katanya.

Selain itu, bagi mahasiswa yang memenuhi persyaratan akademik, bisa mengakses Program Beasiswa Rektor UIN Jakarta. Beasiswa ini diberikan dengan menutup pembiayaan iuran semesteran atau tuition fee, asrama, dan pelatihan Bahasa Indonesia.

Wakil Rektor Bidang Kerjasama menambahkan, UIN Jakarta sudah banyak menerima mahasiswa asing dari berbagai negara asal Afrika, Eropa, dan Asia sendiri. Mereka belajar di berbagai fakultas dan program studi, baik sarjana, magister, maupun doktoral. (farah nh/yuni nk/zm)

Share This