Bojongsari, BERITA UIN Online– Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Jakarta menggelar Orientasi Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) pada Senin, (16/09/2019) di Gedung PPG FITK Bojongsari, Sawangan Depok.

Orientasi PPG Guru Dalam Jabatan (Daljab) yang diikuti 181 mahasiswa tersebut dibuka Dekan FITK Dr Sururin MAg. Dalam sambutannya, Sururin mengingatkan mahasiswa PPG untuk memahami peran sebagai guru PAI yang profesional.

Sebagai guru harus mampu menjaga empat kompetensi pendidik, yaitu kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian, dan sosial dan juga harus selalu siap menjawab tantangan tersebut di masa depan,” ujar Sururin di hadapan mahasiswa yang mayoritas berasal dari DKI Jakarta itu.

Pada kesempatan tersebut, Direktur Pendidikan Agama Islam Kemenag RI Dr Rohmat Mulyana Sapdi MPd yang didapuk sebagai narasumber yang memaparkan materi “Arah dan Kebijakan PPG Guru PAI” mengatakan pentingnya memahami tema tersebut.

“Dengan wawasan ini, para guru dapat menjadikannya sebagai acuan dasar untuk menyelenggarakan pembelajaran dengan tujuan yang jelas,” ujarnya.

Hadir pula, Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (Pakis) Drs Wahyudin MPd dan Kanwil DKI Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Drs Sidih Hartaya MPd.

Wahyudin dalam paparannya menyampaikan, untuk meningkatkan mutu pendidikan guru PAI dibutuhkan kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas.

“Setiap guru PAI diharapkan melalui kegiatan ini dapat mengamalkan disiplin keilmuannya dalam kehidupan sehari-hari dan turut membantu mencerdaskan kehidupan anak bangsa,” ujar Wahyudin.

Sedangkan, Sidih yang menyampaikan materi tentang “Sertifikasi Guru PAI untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan” menegaskan bahwa sertifikasi untuk guru PAI ini sangat penting untuk diikuti dengan sebaik-baiknya agar mutu pendidikan meningkat.

“Kesempatan ini tidak datang dua kali, maka harus dijalani dengan serius. Di samping kompetensinya terpenuhi, nanti jika lulus, ekonomi menjadi lebih baik,” tandasnya.

Diketahui, FITK UIN Jakarta pada 2019 ini mendapatkan mandat untuk mengelola PPG guru PAI dan Madrasah. Pelaksanaan PPG diawali dengan daring selama tiga bulan, dilanjutkan dengan tatap muka dalam loka karya satu bulan, kemudian praktik mengajar dalam Program Pengalaman Lapangan (PPL) di sekolah-sekolah, dan diakhiri dengan Uji Pengetahuan.

Sementara, untuk orientasi dan PPL PPG Guru Madrasah yang diikuti sekira 400 mahasiswa rencananya akan dilaksanakan pada Rabu, 25 September 2019 di Gedung PPG Bojongsari Sawangan Depok. (lrf/mf/afy)

Share This