Ciputat, BERITA UIN Online— Media sosial telah menjadi ruang publik di masa kini. Selain jadi media komunikasi, media sosial jadi ruang bagi setiap orang bisa untuk melakukan aktifitas ekonomi, pendidikan, kontes gagasan, bahkan jadi ruang pembelajaran keilmuan Islam yang cukup efektif.

Untuk itulah beberapa dosen UIN Jakarta mulai bermunculan memanfaatkan media sosial sebagai ruang mengajar agama Islam. Selain kajian fiqh, mereka juga menyampaikan pengajarannya di bidang akhlak tasawuf, tafsir al-Quran, dan sebagainya. Ini memungkinkan siapa pun mengakses pengajian dari pengajar agama yang otoritatif.

Dalam penelusuran BERITA UIN Online, beberapa dosen menyampaikan pengajiannya melalui beragam platform media sosial seperti facebook, youtube, hingga instagram. Selain tematik, pengajian disampaikan dengan membaca langsung kitab-kitab rujukan masing-masing dan menjelaskan kandungannya.

Lektor Kepala Fakultas Syariah dan Hukum Dr. M. Nurul Irfan MA, misalnya. Pengajar Studi Naskah Fiqh Munakahat, Fiqih Jinayat, dan Fiqih Mazhabi di Jurusan Hukum Pidana Islam ini menyampaikan pengajiannya melalui akun Youtube M. Nurul Irfan dan Instagram m_nurulirfan.

Sesuai latar belakang keilmuannya, Pengasuh Pesantren Luhur dan Majelis Ta’lim  Nurkhozin al-Jaelani ini banyak menyampaikan materi pengajiannya di bidang fiqih. Dua pengajian kitab kuning yang diampunya yaitu pengajian Kitab al-Majmu’ Syarh al-Muhadzab li al-Syairazy karya Imam Abu Zakariya Muhyidin bin Syarf al-Nawawy dan Kitab Fathul Qarib Al-Mujib fi Syarhi Alfazh Al-Taqrib atau Al-Qawl Al-Mukhtar fi Syarh Ghayatil Ikhtishar  karya Muhammad bin Qasim bin Muhammad Al-Ghazi ibn Al-Gharabili Abu Abdillah Syamsuddin.

Di luar Fiqih, Irfan juga menyampaikan pengajian Tasawuf dengan mengaji kitab Tanbihul Ghafilin karya Abu Laits As-Samarqandy. Selain pengajian kitab, Irfan juga menyampaikan materi pengajian berdasar topik-topik pilihan seperti puasa, pernikahan, kurban, kendati tetap merujuk pada kitab-kitab kuning.

Seperti halnya Irfan, Lektor Kepala Fakultas Ushuluddin Dr. Abd. Moqsith atau populer dengan Abdul Moqsith Ghazali juga membuka kegiatan pengajian secara daring. Pengajar Tafsir Ijtima’I, Tafsir Ahkam, dan Ushul Fiqih pada Prodi Ilmu Al-Quran dan Tafsir ini aktif menyampaikan pengajian daringnya secara rutin.

Melalui kanal youtube-nya, Abdul Moqsith Ghazali, menyelenggarakan pengajian kitab kuning di bidang Tafsir, Ushul Fiqih, dan Fiqih. Di bidang fiqh ia memberikan pengajian Fathul Mu’in Bi Syarhi Qurrotul A’in Bimuhimmatid-Din karya Syaikh Zainuddin Al-Malibari, sedang kajian Ushul Fiqih ia memberikan kajian kitab Syarah al-Waraqat karya Jalaluddin al-Mahalli untuk Ushul Fiqh.

Sementara pengajian Tafsir, Doktor Ilmu Tafsir ini memberikan pengajian dua kitab Tafsir. Keduanya, Tafsir al-Jalalayn karya Jalaluddin Muhammad bin Ahmad al-Mahally dan Jalaluddin Abdurrahman bin Abu Bakr As-Suyuthi, dan Kitab at-Tafsir al-Wasith li al-Qur’an al-Karim karya Syaikh Muhammad Sayyid ‘Athiyyah Thantawi. Bersambung(zm)

Share This