Gedung Rektorat, BERITA UIN Online – Menteri Toleransi Uni Emirat Arab (UEA) Syekh Nahyan bin Mubarak Al Nahyan dijadwalkan akan mengunjungi UIN Jakarta pada Senin (21/10/2019) mendatang. Selain untuk memberikan kuliah umum, Utusan Khusus Putra Mahkota Abu Dhabi itu juga akan berdialog dengan para rektor/ketua perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN) se-Indonesia. Demikian siaran pers Humas UIN Jakarta yang diterima BERITA UIN Online, Jumat (18/10/2019).

Kunjungan Syekh Nahyan didampingi tiga pejabat UEA, yakni Ketua Dewan Fatwa Putra Mahkota/Presiden Forum Promosi Perdamaian Masyarakat Muslim Syekh Abdullah bin Bayyah, Sekretaris Jenderal Dewan Muslim Cendekiawan Ali Rasyid al-Nuaimi, dan Penasehat di Kantor Putra Mahkota Abu Dhabi Farouk Hamada.

Selain itu, Syekh Nahyan juga akan didampingi beberapa pejabat dari Kementerian Agama RI, yakni Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kamaruddin Amin, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Arskal Salim GP, Kepala Subdit Kerja Sama Adib Abdusshomad, serta seorang pejabat dari Kementerian Luar Negeri RI Achmad Rizal Purnama (Direktur Timur Tengah).

Sesuai jadwal, Syekh Nahyan akan tiba di Indonesia dari UEA pada Sabtu (19/10/2019) besok. Setelah menginap semalam di hotel ia dan rombongan menuju gedung MPR/DPR di Senayan pada Minggu (20/10/2019) guna menghadiri pelantikan Joko Widodo dan KH Ma’ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2019-2014.

Pada Senin (21/10/2019) pukul 09.00, dari hotel tempat menginap Syekh Nahyan langsung menuju kampus UIN Jakarta di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten. Ia diperkirakan akan tiba di kampus pada pukul 09.45. Syekh Nahyan akan disambut Rektor UIN Jakarta Amany Lubis serta para wakil rektor.

Agenda pertama kunjungannya ke kampus UIN Jakarta Syekh Nahyan akan berdialog dengan 59 rektor/ketua PTKIN se-Indonesia pada pukul 10.00-10.30 d Ruang Diorama. Kemudian pada pukul 10.30-12.00 ia memberikan kuliah umum di depan sivitas akademika UIN Jakarta di Auditorium Harun Nasution.

Syekh Nahyan bersama rombongan berada di kampus UIN Jakarta selama sekira empat jam hingga pukul 14.00. Agenda berikutnya ia akan menghadiri pertemuan dengan pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MI) dan pimpinan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) di Jakarta.

Selain ke kantor MUI dan BNPT, Syekh Nahyan selanjutnya akan menghadiri Hari Santri Nasional di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Syekh Nahyan akan meninggalkan Indonesia pada Selasa (22/10/2019) setelah mengunjungi Pondok Pesantren Ash-Shiddiqiyyah di Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Syekh Nahyan bin Mubarak Al Nahyan menjabat Menteri Toleransi sejak Oktober 2017. Ia bergabung dengan Pemerintah Federal pada tahun 1992 dan memegang sejumlah portofolio pemerintah, termasuk Menteri Pendidikan Tinggi dan Riset Ilmiah.

Selain sebagai Menteri, Syek Nahyan juga pernah menjabat sebagai Rektor Universitas Uni Emirat Arab periode 1983-2013; Rektor Teknologi Tinggi (1988-2013); dan Presiden Universitas Zayed (1998-2013). Ia memperoleh pendidikan dari British Millfield School hingga tingkat menengah atas sebelum bergabung dengan Magdalen College di Oxford University, Inggris. (ns)

Share This