Bojongsari, BERITA UIN Online – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meresmikan penggunaan gedung Pendidikan Profesi Guru (PPG) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Jakarta di kampus 4 Bojongsari, Depok, Jawa Barat, Senin (11/3/2019). Peresmian ditandai dengan pemukulan gong dan penandatanganan prasasti yang disaksikan Rektor UIN Jakarta Amany Lubis serta para wakil rektor.

Selain meresmikan gedung PPG, Menag juga sempat memberikan pembekalan ujian kompetensi kepada sekitar 700 peserta PPG dari berbagai daerah. Mereka merupakan peserta PPG yang telah menjalani masa pendidikan selama tiga bulan sejak Desember 2018.

Menag dalam sambutannya berharap gedung PPG yang sudah dibangun agar dimanfaatkan seoptimal mungkin. Gedung PPG, katanya, hanyalah benda mati yang tidak memiliki arti apa pun. Namun, gedung tersebut di dalamnya akan menjadi hidup jika diisi dengan berbagai aktivitas pembelajaran.

“Saya sangat bangga dengan gedung PPG yang dibangun megah ini. Namun, akan lebih bermanfaat jika gedung tersebut dimanfaatkan seoptimal dan semaksimal mungkin dengan berbagai aktivitas pembelajaran,” katanya.

Sebelumnya, Menag juga sangat mengapresiasi kepada para guru yang mengajar dalam berbagai bidang keilmuan agama di madrasah-madrasah. Guru memegang peranan penting dalam upaya mencerdaskan anak bangsa.

Untuk itu, Menag berpesan agar para guru terus meningkatkan wawasan, pengetahuan, dan kualitas pendidikan keagamaannya. Bahkan Menag juga mengajak peserta PPG dapat menjaga rasa cinta. Sebab, rasa cinta yang selalu menyemangati, memotivasi semua dalam berinteraksi dengan anak didik.

“Kita sedang mendidik, membentuk karakter, bukan sedang mentransfer ilmu pengetahuan. Dengan rasa cinta kita landasi semua, menanamkan kebajikan, membentuk karakter tidak bisa disampaikan dengan amarah, apalagi kebencian,” kata Menag.

Harapan yang sama juga dikemukakan Amany Lubis. Ia berpesan agar para guru terus meningkatkan prestasinya dengan baik. Prestasi yang baik akan memberikan nilai positif bagi kemajuan pendidikan di Tanah Air.

Amany mengatakan bahwa dirinya tengah menggalakkan misi baru dalam pendidikan yang dikembangkan di UIN Jakarta. Misi itu adalah Peningkatan Kapasitas Mahasiswa. Selain kapasitas bahwa mahasiswa harus berprestasi, juga sangat ditekankan pentingnya integritas dan pendidikan akhlak mahasiswa.

“Semoga dengan misi meningkatkan kapasitas mahasiswa tersebut, UIN Jakarta ke depan akan berkembang menjadi lebih baik,” katanya. (ns)

Share This