Gedung FIDIKOM, BERITA UIN Online— Bertempat di Teater Aqib Suminto Lantai 2 Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FIDIKOM) UIN Jakarta, telah diselenggarakan acara pelepasan Praktikum Profesi Makro Jurusan Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI), pada pukul 09:30 WIB, Jum’at 6 September 2019.

Acara dihadiri oleh Drs. Cecep Castrawijaya, M.A selaku Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Ir. Noor Bekti Negoro, S.E., M.Si selaku Ketua Jurusan BPI, Dosen Pembimbing Abdul Rahman, M.Si., dan dosen-dosen lainnya.

Praktikum Profesi Makro merupakan salah satu kegiatan BPI dalam penerapan selama pembelajaran di kelas pada masyarakat luas, seperti hal nya Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilaksanakan oleh semester 6-7 antar jurusan bahkan fakultas pada umumnya.

Praktik lapangan merupakan salah satu bentuk pengamalan Tri Dharma perguruan tinggi dan sebagai sarana pembelajaran bagi para Mahasiswa untuk mensinergikan antara teori yang diterima selama masa kuliah dengan kenyataan masyarakat di lapangan, juga dapat memadukan antara pengajaran, penelitian dan pengabdian yang akhirnya akan memberikan kematangan mental Mahasiswa dan menumbuhkan kekuatan baru sebagai calon penyuluh penerus penerima tongkat kepemimpinan yang handal dan mental yang kuat di tengah masyarakat.

Tercatat sebanyak 78 Mahasiswa/i BPI angkatan 16 yang terbagi dalam 10 kelompok melakukan Praktikum Profesi Makro di beberapa Dusun Desa Nibung, Kecamatan Gunung Pelindung, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung.

Menanggapi terkait jurusan BPI yang tidak ada KKN seperti jurusan lain pada umumnya, salah satu Mahasiswa yakni Muhammad Dzaki Fauzan selaku wakil ketua pelaksana Praktikum Makro mengatakan ada beberapa keuntungan yang dia syukuri pada program Makro tersebut, hanya saja lebih mengkhususkan kepada program-program jurusan yang mengambil landasan dari Kementrian Agama (Kemenag).

“Di praktikum Makro ini, kita tidak usah bersosialisasi lagi dengan teman-teman yang berbeda karena kita (BPI) sudah satu angkatan, jadi sudah saling kenal satu sama lain, sudah mengetahui karakter-karakter satu sama lain, jadi langsung fokus menjalankan program-program yang sudah ditentukan,” ujarnya saat dimintai keterangan redaksi.

Dosen Pembimbing Abdul Rahman, M.Si. dalam sambutannya menyampaikan, sebagai seorang yang dipersiapkan menjadi penyuluh dalam melaksanakan Praktikum Makro harus mengikuti alur sebagai teori dasar ilmu penyuluhan.

“Jadi kita sebagai seorang penyuluh dalam melaksanakan praktikum ini, kita harus mengikuti tiga alur yaitu; persiapan, pelaksaan, dan evaluasi. Itu adalah teori dasar ilmu penyuluhan,” terangnya saat sambutan dalam acara pelepasan.

Mewakili Dekan FIDIKOM Suparto, M.Ed, Ph.D., Wadek III Drs. Cecep Castrawijaya, M.A. dalam sambutannya sekaligus melepas Mahasiswa Praktikum Makro BPI FIDIKOM UIN Jakarta berpesan kepada peserta praktikum agar menjalani tugas dengan baik karena makro adalah rangkain dari perkuliahan.

“Aplikasikan ilmu yang sudah didapat selama berada dibangku perkuliahan, kemudian jaga nama baik almamater terutama almamater FIDIKOM Jurusan BPI dan bahkan yang lebih besarnya nama baik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Karena kita di sana belajar dengan masyarakat harus bersosialisasi dengan baik,” ungkapnya.

Adapun Wakil Ketua Jurusan Ratu Annisa Afrecia, ia mengucapkan selamat dan sukses untuk Mahasiwa BPI angkatan 16 yang akan menunaikan praktikum profesi penyuluh Makro 2019. “Semoga segala keilmuan yang dibawa dan diamalkan di sana mampu menebar manfaat untuk masyarakat. Kelak kehadiran Kakak-kakak BPI mampu menjadi kesan baik untuk masyarakat di sana, jangan lupa untuk memperhatikan kesehatan dan selalu bahagia. Selamat, semoga langkah prosesnya diridhoi Allah SWT.” tuturnya. (Annadiah/zm)

Share This