Ciputat, BERITA UIN Online— Banjir besar yang melanda berbagai kawasan permukiman di Jabodetabek dan Banten sejak awal tahun 2020 mendorong kepedulian mahasiswa UIN Jakarta. Selain terjun langsung menjadi relawan ke berbagai kawasan terdampak, mereka juga menggalang donasi berbagai bentuk bantuan dari kalangan donatur.

Komunitas Pecinta Alam (KPA) ARKADIA UIN Jakarta, misalnya. Muhammad Abdul Baits, salahsatu pengurus KPA ARKADIA, menuturkan bahwa sejak bencana banjir melanda kawasan Jabodetabek dan Banten, pihaknya langsung menyiagakan tim relawan dan melakukan pemetaan kawasan prioritas bantuan.

Selanjutnya pada Jumat (03/01/2020), KPA ARKADIA mengirim Tim Cepat Tanggap untuk terjun ke lokasi bersama relawan mahasiswa berbagai kampus di Jabodetabek. “Per Jumat, kita langsung meninjau keadaan pasca banjir sambil melakukan mapping yang perlu direspon cepat,” katanya.

Unit kegiatan mahasiswa lain, mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok Mahasiswa Pecinta Lingkungan Hidup dan Kemanusiaan-Kembara lnsani lbnu Battuttah (KMPLHK-RANITA) juga tak kalah tanggap. Selain mengirimkan para relawan, mereka juga menggalang donasi peduli banjir.

Dewi Rohayati, aktifitas sekaligus pengurus, menuturkan empat orang relawan kelompok pertama telah dikirimkan ke lokasi bencana di Lebak, Banten. “Tim relawan akan menuju ke wilayah yang terdampak cukup parah yaitu Lebak Gedong dan Gunung Julang untuk melakukan evakuasi dan assessment,” tuturnya.

Hingga hari Minggu (05/01/2020), Dewi menuturkan, tim relawan berpindah lokasi ke kawasan Gunung Julang. Perpindahan ini dilakukan karena informasi banyaknya masyarakat terisolir padahal butuh bantuan.  Kawasan belum dapat diakses kendaraan roda empat dan dua akibat jalan utama yang rusak dan longsor yang menutup akses. “Kita juga tetap berkoordinasi dengan TNI,” sambungnya.

Seperti halnya KPA ARKADIA dan KMPLHK RANITA, unit kegiatan mahasiswa yang tergabung dalam UKM Pramuka UIN Jakarta juga melakukan hal sama. Pramuka menerjunkan tiga relawan yang dikirim bersama relawan KMPLHK RANITA. Mereka bersama-sama menuju kawasan terdampak cukup parah banjir Lebak.

Selain menerjunkan relawan, para mahasiswa tergabung dalam peduli banjir mengajak para donatur menyalurkan donasinya. Donasi bisa diberikan dalam bentuk makanan, pakaian, dan berbagai kebutuhan lain warga terdampak bencana.

“Dengan ini kami KMPLHK Ranita bersama Pramuka UIN Jakarta peduli, siap menerima dan menyalurkan donasi dari seluruh civitas akademika UIN Jakarta dan seluruh lapisan masyarakat umum,” kata Dewi.

Untuk bantuan makanan dan pakaian bisa dititipkan di posko-posko peduli banjir mahasiswa UIN Jakarta. Sedang bila ingin menitipkan bantuan berupa uang tunai bisa ditransfer melalui rekenening BNI 0733103399 a.n KMPLHK RANITA UIN Jakarta atau menghubungi langsung narahubung relawan 083818119229.

Diketahui, banjir melanda sejumlah kawasan di Jabodetabek, Jawa Barat, dan Banten. Curah hujan yang tinggi sejak malam pergantian tahun 2019-2020 menyebabkan banjir cukup parah. Selain beberapa titik di Jabodetabek, salahsatu kawasan terdampak banjir cukup parah adalah Lebak, Banten. Selain mengakibatkan kerusakan lahan tinggal dan pertanian, banjir menyebabkan warga harus mengungsi, luka-luka, dan meninggal dunia. (zm)

Share This