Tangerang, BERITA UIN Online Sejumlah mahasiwa UIN Jakarta yang sedang kuliah kerja nyata (KKN) di Desa Babakan Asem, Kecamatan Teluk Naga, menggelar Seminar tentang kualitas hidup di Gedung Olahraga PB Sanjaya, Minggu (12/08/2018). Seminar mengangkat tiga topik sekaligus, yaitu “Bahaya Narkoba”, “Pentingnya Pembuatan Akta Kelahiran”, dan “Perencanaan Keuangan Keluarga”.

Narasumber seminar yang tampil adalah dosen Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Jakarta Hindun, Kepala Tim II Reskrim Polsek Teluk Naga Renno, Sekretaris Kecamatan Teluk Naga Miftah Suritho, dan Marketing Advokasi Tabungan Kesehatan Masyarakat (Bungkesmas) Social Trust Fund UIN Jakarta Nurma Elita Sari. Seminar dihadiri oleh ratusan warga setempat serta para peserta KKN.

Tujuan seminar di antaranya untuk memberikan wawasan dan pengetahuan kepada masyarakat setempat pada ketiga topik tersebut. Selain itu, juga guna memotivasi masyarakat agar terjadi perubahan kualitas hidup di masa kini dan mendatang.

Hindun mengatakan, dengan lancarnya proses pendidikan setiap warga negara diawali dengan pendaftaran masuk sekolah yang harus dibekali dengan syarat kepemilikan akta kelahiran. Sebab, bagaimana mungkin seorang anak bisa sekolah jika banyak kepala keluarga yang anaknya tidak memiliki akta kelahiran. Oleh karena itu, kata dia, akta kelahiran penting dimiliki sebagai salah satu administrasi kependudukan.

“Warga harus tahu dan penting memiliki akta kelahiran,” katanya.

Ia menambahkan bahwa kebiasaan berhutang perlahan akan berkurang atau tidak dilakukan masyarakat apabila mereka juga mengerti tujuan menabung.

Hal senada juga diungkapkan Sekretaris Kecamatan Teluk Naga Miftah Suritho. Ia mengatakan setiap warga negara wajib memiliki akta kelahiran. Akta kelahiran sangat berguna sebagai wujud pengakuan negara terhadap eksistensi rakyatnya. “Selain akta kelahiran juga dapat digunakan sebagai syarat pernikahan, beasiswa, belajar, pembuatan KTP, pembuatan paspor, dan pengurusan hak waris”, ungkapnya.

Kepala Tim II Reskrim Polsek Teluk Naga Renno mengungkapkan, narkoba memiliki dampak luas, baik bagi diri pengguna maupun masyarakat lain.  Pengonsumsi narkoba akan mengalami halusinasi, stimulasi, depresi, kecanduan, dan bahkan penuaan dini. Bila dikonsumsi dalam waktu panjang, apalagi over dosis,  dapat menimbulkan kerusakan beberapa organ tubuh.

“Pesan saya jangan sekali-kali mendekati narkoba karena dapat membahayakan bagi diri dan orang lain,” ucapnya. (ns

Share This