Gedung FDI, BERITA UIN Online – Fakultas Dirasat Islamiyah (FDI) membuka kesempatan bagi lulusan sarjana S1 berbagai jurusan untuk menjadi mahasiswa Magister Dirasat Islamiyah (MDI). Program tersebut dibuka untuk masa perkuliahan semester ganjil tahun akademik 2019/2020.

Demikian disampaikan Dekan FDI Hamka Hasan kepada BERITA UIN Online di gedung FDI, Selasa (26/2/2019). Menurut Hamka, MDI merupakan program perkuliahan sarjana tingkat lanjut yang mengkhususkan pada kajian Islam (tafaquh fiddin) dan bertaraf internasional. Perkuliahan tersebut diselenggarakan atas kerja sama FDI dan Universitas Al-Azhar Kairo, baik dari segi sistem perkuliahan maupun kurikulumnya.

“Peminatan perkuliahan di MDI ada empat, yakni Akidah Islam, Syariah, Al-Qur’an-Hadis, dan Bahasa dan Sastra Arab,” katanya.

Pendaftaran MDI dibuka setiap hari kerja dari Senin sampai Jumat melalui laman spmb.uinjkt.ac.id. Sementara untuk jadwal seleksi akan dilakukan pada Agustus 2019 dan awal kuliah dimulai pada September 2019.

Menurut Hamka, sistem pembelajaran di MDI sama dengan program S1, yakni menggunakan pengantar bahasa Arab dan sumber-sumber buku ajar berbahasa Arab. Sedangkan para pengajarnya selain dari dalam negeri juga dari luar negeri, terutama dari negara-negara Timur Tengah sebagai pengajar native speaker.

“Lulusan MDI bergelar Magister Studi Islam atau M.SI,” ujarnya. (ns)

Share This