Rektorat, BERITA UIN Online— Mahasiswa baru (Maba) UIN Jakarta wajib lakukan pemeriksaan kesehatan. Pemeriksaan kesehatan tersebut terdiri dari tiga jenis pemeriksaan. Bagian pertama, jenis pemeriksaan Berat Badan (BB), Tinggi Badan (TB), tekanan darah, dan pemeriksaan buta warna. Kedua, pemeriksaan narkoba, dan terakhir pemeriksaan rontgen thorax.

Demikian dikutip dari siaran pres yang diterima BERITA UIN Online, Senin (15/07), kampus I UIN Jakarta. Masih dari sumber yang sama, dihimbau kepada seluruh panitia baik dari pihak kampus maupun klinik UIN Jakarta agar mempersiapkan segalanya. Dengan demikian, pemeriksaan kesehatan mahasiswa baru nantinya akan berjalan dengan tertib, aman, dan lancar.

Dijelaskan pula, bahwa pemeriksaan tersebut akan dimulai pada 15 Juli hingga 22 Agustus 2019, dan bertempat di Klinik Syarif Hidayatullah Jakarta samping Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) kampus III UIN Jakarta.

Di tempat berbeda, Kepala Biro Administrasi Akademik Kemahasiswaan dan Kerjasama (AAKK) Khoirudin mengatakan, agar seluruh panitia jalin komunikasi dan koordinasi, tidak lupa publikasi juga dioptimalkan agar seluruh maba bisa mengetahuinya.

“Jangan sampai terjadi mis-komunikasi dan pada akhirnya mampu membuat pelaksanaan kegiatan pemeriksaan kesehatan sedikit terhambat,” ujar Khoirudin.

Sementara itu, Direktur Rumah Sakit UIN Jakarta, Amir Fauzi mengatakan, pemeriksaan kesehatan bagi mahasiswa baru tersebut diperuntukkan bagi mahasiswa yang telah dinyatakan lulus ke UIN Jakarta.

“Tujuan dari pemeriksaan kesehatan mahasiswa baru yang bekerja sama dengan bagian akademik dan kemahasiswaan ini, adalah upaya RS/Klinik UIN Jakarta mampu menjadi mitra yang baik dan bermutu  dalam memberikan layanan kesehatan bagi seluruh sivitas akademika UIN Jakarta,” tandas Amir.

Sebagai informasi, alur pemeriksaan kesehatan bagi maba diantaranya telah dinyatakan lulus sebagai mahasiswa baru UIN Jakarta, kemudian menyelesaikan persyaratan administrasi masuk di bagian akademik dan kemahasiswaan, lalu membawa bukti print out formulir pemeriksaan kesehatan yang telah disediakan pihak rumah sakit pada AIS, formulir tersebut diserahkan kepada tim SKS RS Syarif Hidayatullah, baru selanjutnya pemeriksaan kesehatan dapat dilaksanakan. (lrf)

Share This