Teater Prof Zakiah Darajat, BERITA UIN Online– Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Jakarta melepas 269 lulusan Strata Satu (S1) dan lulusan Strata Dua (S2) fakultas usai pelaksanaan Gladi Bersih Wisuda 106 UIN Jakarta di Teater Prof Dr Zakiyah Darajat lantai dasar Gedung FITK, Kamis (2/11/2017).

Kegiatan pembekalan dan pelepasan rutin tahunan ini digelar menjelang pelaksanaan pelantikan lulusan pada Wisuda ke-106 UIN Jakarta yang dilaksanakan pada Sabtu-Ahad, (5-4/11/2017) di Auditorium Harun Nasution. Untuk FITK sendiri, dijadwalkan pada Ahad dan pada wisuda kali ini, kembali FITK meluluskan wisudawan-wisudawati terbanyak di UIN Jakarta.

Pada kesempatan tersebut, Dekan FITK Prof Dr Ahmad Thib Raya berkesempatan menyampaikan beberapa pesan kepada para lulusan dari 12 Prodi S1 dan empat Prodi S2 sebagai bekal mereka usai kelulusan ini.

“Tidak ada yang dapat kami berikan lagi saat ini, kecuali berupa pesan-pesan untuk kalian sebagai pedoman usai menyelesaikan studi di kampus ini,” ujar Thib Raya.

Pertama, lanjutnya, kelahiran mahasiswa sebagai lulusan dari sebuah proses belajar adalah suatu peristiwa yang sangat penting bagi setiap lulusan.

“Lahir sebagai lulusan bukanlah hal yang mudah bagi setiap peserta didik. Karena itu, kelulusan perlu disyukuri sebagai anugerah Allah yang luar biasa kepada Andan sekalian,” imbuh Guru Besar FITK Bidang Bahasa Arab ini.

Kedua, Thib Raya mengingatkan usai studi ini, para lulusan hendaknya kembali kepada kedua orangtua masing-masing dan kepada masyarakat setelah diberikan pembinaan, pendidikan, dan pengajaran di FITK selama lebih kurang empat tahun.

Di bangku kuliah, sambung Thib Raya sebagai pesan ketiga, para lulusan telah mendapat banyak materi yang diberikan para dosen dan telah diuji sesuai dengan materi yang telah diberikan.

“Ketika Anda dilepas ke masyarakat, maka Anda akan menghadapi masyarakat dengan berbagai materi yang tidak ada batasnya, dan soal ujian yang tidak ada hentinya. Oleh sebab itu, ujian dari dosen kalian lebih mudah karena materinya terbatas, dibandingkan materi dan ujian yang diberikan masyarakat,” tegasnya.

Dalam pesannya yang keempat, suami dari Prof Dr Musdah Mulia ini mengingatkan bahwa tahap pertama sudah diselesaikan yang ditandai dengan kelulusan dari FITK, maka program selanjutnya adalah terus membaca.

“Anda harus membaca, membaca, dan membaca terus tanpa henti. Hari ini adalah hari bagi Anda untuk bangkit dari kursi pendidikan melaksanakan tugas memberikan peringatan, memberi wawasan, dan memberi ilmu kepada masyarakat di mana pun Anda berada sesuai dengan bidang keahlian Anda,” tandasnya.

Diingatkannya, di tengah masyarakat nanti, para lulusan harus menunjukkan sikap sebagai ilmuwan, sebagai orang yang terdidik, sebagai lulusan untuk menunjukkan kepada masyarakat ilmu yang dimiliki, penampilan yang sangat baik, dan akhlak yang mulia.

“Dengan ilmu yang tinggi, penampilan yang baik dan akhlak yang mulia itu, Anda akan diangkat, dimuliakan, dan dijunjung tinggi oleh masyarakat,” ujar penerima penganugerahan Museum Rekor Indonesia (MuRI) Tingkat Dunia atas Penulisan Taushiyah Keagamaan di media sosial Facebook secara berkelanjutan terlama pada 2016 lalu itu.

Di dalam pergaulan hidup nanti di tengah masyarakat, pesan Thib Raya untuk selalu menjaga hubungan baik dengan Allah dengan menunjukkan sikap takwa dan menjaga hubungan dengan sesame manusia, baik dengan atasan, dengan kawan, maupun dengan bawahan.

“Dengan cara itu, derajat Anda akan terangkat di posisi yang terhormat,” imbuhnya.

Thib Raya juga mengingatkan para lulusan saat nanti mendapatkan pekerjaan, hendaknya pekerjaan itu dijadikan sebagai amanat yang harus ditunaikan dengan sungguh-sungguh, penuh motivasi dan etos kerja, disertai ketulusan dalam melakukannya.

“Lakukanlah pekerjaan apa saja di luar sana, yang penting baik dan halal,” terangnya.

Terakhir, Thib Raya mewakili pimpinan, staf, dan seluruh sivitas akademik menyampaikan ucapan selamat sekaligus atas keberhasilah para lulusan dan mendoakan sukses dalam segala tugas dan pekerjaan yang akan diemban nanti.

“Semoga saudara-saudara sekalian mendapat kedudukan yang lebih baik dan lebih tinggi dari kami semua pimpinan FITK ini. Selamat jalan, wahai anak-anakku, para lulusan, wisudawan dan wisudawati FITK UIN Jakarta, doa kami menyertai kalian,” tutupnya.

Di akhir acara, Dekan FITK memberikan penghargaan dalam bentuk sertifikat kepada lulusan terbaik tingkat prodi dan hadiah laptop untuk empat lulusan terbaik di tingkat Fakultas.

Mereka yang menjadi lulusan terbaik tingkat fakultas adalah Endah Prodi Pendidikan Biologi rumpun Ilmu Matematika dan IPA (IPK 3.86), Desi Iswara Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) rumpun Ilmu Sosial Agama (IPK 3.86), Yuni Triandini Prodi Pendidikan Bahasa Inggris rumpun Ilmu Bahasa (3.71) dan Najmi Hillalliyati Program Magister Pendidikan Bahasa Inggris. (mf)

Share This