Rektorat, BERITA UIN Online— Lembaga Tahfizh dan Ta’lim al-Qur’an (LTTQ) Masjid Fathullah UIN Jakarta, akan menghelat acara besar yaitu Olimpiade Qur’an (OQ) se-Indonesia. Acara tersebut akan diselenggarakan pada 19-21 April 2019 mendatang.

Dilansir dari surat elektronik yang diterima tim BERITA UIN Online, Senin (11/02) dijelaskan, bahwa pada olimpiade tahun ini, hanya santri yang berstatus non mahasiswa yang diperkenankan mendaftarkan diri. Di mana, pendaftaran secara online akan dibuka pada 4 Februari hingga 7 April 2019.

Lebih lanjut, masih dari sumber yang sama, syarat lain dari peserta adalah santri yang masih aktif di pondok pesantren/ boarding school, hal ini dibuktikan dengan surat rekomendasi, tidak berstatus sebagai mahasiswa ataupun berasal dari pesantren mahasiswa, berusia maksimal 19 tahun (maksimal lahir pada tanggal 19 April 2000).

Namun, terdapat pengecualian usia untuk cabang Olimpiade Hifzhil Qur’an (OHQ) 15 Juz maksimal 20 tahun (maksimal lahir pada tanggal 19 April 1999), Olimpiade Hifzhil Qur’an (OHQ) 30 Juz maksimal 22 tahun (maksimal lahir pada tanggal 19 April 1997), hal ini dibuktikan dengan foto diri 3×4, akta kelahiran, KTP atau KTS, dan ijazah terakhir.

“Peserta belum pernah menjadi juara 1, 2, atau 3 pada cabang lomba yang diikuti pada MTQ/ STQ Nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama RI, maupun Internasional. Setiap pesantren hanya boleh mengutus dua delegasi per cabang, setiap peserta hanya boleh mengikuti 1 (satu) cabang, cabang lomba yang bersifat beregu harus beranggotakan santri yang berasal dari satu pesantren yang sama (dibuktikan dengan surat rekomendasi pondok pesantren bersangkutan,” jelas salah satu pengurus LTTQ Masjid Fathullah saat dikonfirmasi tim BERITA UIN Online.

Masih menurutnya, bahwa peserta yang telah terdaftar tidak dapat digantikan apabila sudah mendapat pengesahan pendaftaran dari panitia, pengambilan nomor tampil dan verifikasi berkas peserta dilakukan pada saat technical meeting, Kamis 18 April 2019, pukul 20.00 WIB di Masjid Fathullah UIN Jakarta, dan peserta dinyatakan gugur apabila tidak memenuhi persyaratan seperti yang tercantum dalam pedoman ini.

“Adapun cabang olimpiade yang akan diperlombakan adalah, Olimpiade Hifzhil Qur’an (OHQ) 15 Juz, Olimpiade Hifzhil Qur’an (OHQ) 30 Juz, Olimpiade Tilawatil Qur’an (OTQ) Putra, Olimpiade Tilawatil Qur’an (OTQ) Putri, Olimpiade Syarhil Qur’an (OSQ), dan Olimpiade Khaththil Qur’an (OKQ),” terangnya.

Sebagai informasi, LTTQ Masjid Fathullah UIN Jakarta telah sukses menggelar Olimpiade Qur’an (OQ) Jilid 1 se-Indonesia pada tahun 2014, dan Jilid 2 se-Indonesia pada tahun 2017, dan kembali LTTQ akan menggelar perhelatan akbar Olimpiade Qur’an Jilid 3 pada 19-21 April 2019.

Kemudian, untuk informasi lebih jelas, dapat mengunjungi laman https://lttqfathullahuinjkt.com, atau mengunjungi stan OQ di Masjid Fathullah UIN Jakarta yang akan dibuka mulai 4 Maret hingga 7 April 2019, dari hari Senin sampai dengan Jumat, mulai pukul 09.00-15.00 WIB. (lrf)

Share This