Gedung Rektorat, BERITA UIN Online — Direktur Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA) Indonesia Abdul Aziz al-Sadhan mengadakan lawatan ke UIN Jakarta. Ia diterima Rektor UIN Jakarta Amany Lubis di ruang rektor gedung Rektorat lantai II, Selasa (29/1/2019).
Kunjungan Abdul Aziz yang didampingi dua stafnya itu selain untuk menyampaikan ucapan selamat atas dilantiknya Amany Lubis sebagai Rektor UIN Jakarta periode 2019-2023., juga untuk membicarakan mengenai kelanjutan kerja sama antara LIPIA dan UIN Jakarta.
“Semoga UIN Jakarta dapat terus berkembang dalam bidang keilmuan, keislaman dan mampu meluaskan jaringan kerja sama dengan kampus-kampus ternama di dunia,” kata Abdul Aziz.
Ia menambahkan, LIPIA dan UIN Jakarta akan melanjutkan kerja sama yang telah terjalin sejak 2005. Hal itu bertujuan agar LIPIA dapat lebih berperan dalam memasyarakatkan bahasa Arab di Indonesia. Untuk itu, kata dia, LIPIA ingin membuka kelas di UIN Jakarta guna pengembangan bahasa Arab bagi mahasiswa, masyarakat umum, bahkan anggota kepolisian dan TNI.

“Kami siap juga untuk melakukan pertukaran mahasiswa dan dosen dengan UIN Jakarta, tentunya dalam waktu yang disepakati bersama. Selain itu, kami juga siap mengimplementasikan kerja sama tersebut, terutama dalam hal pengabdian kepada masyarakat,” tandas Abdul Aziz.
Rektor Amany Lubis yang didampingi Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Ahmad Thib Raya dan Dekan Fakultas Dirasat Islamiyah (FDI) Hamka Hasan, juga menyampaikan mengucapkan terima kasih atas ucapan selamat yang diberikan, serta mengapresiasi maksud dan tujuan kunjungan itu.

Ia menegaskan, bahwa UIN Jakarta menyambut baik inisiasi program dari kerja sama yang telah terjalin tersebut. Ia berharap, program-program tersebut dapat segera terealisasi guna peningkatan mutu pendidikan di kedua kampus, terutama dalam bidang bahasa Arab.

“Kami mengucapkan terimakasih atas inisiasi program-program pengembangan yang tertuang dalam kerjasama ini, semoga program tersebut dapat segera direalisasikan, sehingga mampu berkontribusi positif bagi kedua lembaga pendidikan,” tutur Amany.

Rektor menjelaskan, program yang akan segera diimplementasikan adalah penyegaran bahasa Arab bagi dosen UIN Jakarta untuk berada di LIPIA selama dua hari. Saat ini sedikitnya ada 20 dosen yang akan dilatih untuk aktif menggunakan keempat kemahiran berbahasa Arab, yaitu mendengar (maharatul istima’), menulis (maharatul kitabah), membaca (maharatul qira’ah), berbicara (maharatul muhadatsah), dan memahami (maharatul altafahum).
“Kita berdoa, semoga kerja sama ini akan terus terjalin harmonis, sehingga banyak memberikan manfaat bagi seluruh sivitas akademika UIN Jakarta dan LIPIA,” tutur Guru Besar Sejarah Politik Islam Fakultas Syariah dan Hukum UIN Jakarta tersebut. (lrf)

Share This