Ciputat, BERITA UIN Online— Ketua Umum Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Bambang Soesatyo melakukan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa UIN Jakarta, Senin (25/10/2021). Sosialisasi empat pilar kebangsaan diperlukan guna mencegah penyebaran mata rantai penyebaran radikalisme dan demoralisasi bangsa.

Sosialisasi dihadiri para mahasiswa dari berbagai fakultas. Selain itu, sosialisasi juga dihadiri Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr. Arief Subhan, Kepala Bagian Kemahasiswaan dan Alumni Ikhwan M.Si, Kepala Sub Bagian Bina Bakat dan Minat Mahasiswa Arief Arianto, dan Ketua Senat Mahasiswa Muhammad Sahrul.

Dalam paparannya, Bambang menilai, pilar-pilar kehidupan berbangsa yang terdiri dari Pancasila, UUD tahun 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika perlu terus dikuatkan. Hal ini dilakukan untuk mempertahankan integrasi nasional, termasuk menghindari penyebaran radikalisme dan demoralisasi bangsa.

Karena pentingnya dalam kehidupan berbangsa, maka sosialisasi keempat pilar dilakukan. “Selain menggencarkan vaksinasi kesehatan memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19, MPR RI juga menggencarkan vaksinasi ideologi melalui Sosialisasi Empat Pilar MPR RI untuk mencegah sekaligus memutus mata rantai penyebaran radikalisme dan demoralisasi generasi bangsa,” ujarnya.

Lebih jauh, Bambang menilai sosialisasi keempat pilar diperlukan sebagai modal kehidupan berbangsa bagi generasi muda bangsa yang akan mengisi kehidupan di masa-masa mendatang. Diperkirakan pada 2045 nanti jumlah penduduk Indonesia mencapai 319 juta jiwa dengan 223 juta jiwa merupakan kelompok usia produktif yang menjadi tulang punggung pembangunan nasional.

Selain itu, penetrasi internet yang masif juga berdampingan dengan perlunya meningkatkan etika dan keadaban masyarakat. Penyebaran informasi palsu, penipuan di internet, ujaran kebencian, dan diskriminasi merupakan beberapa alasan pentingnya sosialisasi keempat pilar. (zm)

Share This