Ciputat, BERITA UIN Online— Gugus Tugas Covid 19 (Gugas Covid) Kementerian Agama RI (Kemenag) menyalurkan bantuan kepada mahasiswa UIN Jakarta terdampak sebaran Pandemi Covid-19. Bantuan senilai Rp 100 juta ini dititipkan melalui STF UIN Jakarta sebagai bagian dari Gugus Tugas Covid-19 UIN Jakarta.

Penyerahan bantuan diserahkan langsung Plt Sekjen Kemenag RI Prof. Dr. Nizar kepada Koordinator Fundraising Gugus Tugas Covid-19 sekaligus Direktur ST UIN Jakarta Prof. Dr. Amelia Fauzia di Ciputat, Jumat (22/05/2020). “Hari ini kami serahkan donasi Rp100juta ke STF UIN untuk membantu mahasiswa yang terdampak Covid-19,” tuturnya.

Mewakili pimpinan dan staf Kemenag, Nizar berharap bantuan yang dititipkan bisa membantu meminimalkan resiko sebaran pandemi Covid-19 bagi mahasiswa UIN Jakarta. Dengan begitu, kondisi kesehatan dan proses perkuliahan mereka juga tetap terjaga dengan baik.

Nizar menambahkan, Gugas Covid-19 Kemenag menyasar banyak pihak terdampak sebaran virus yang kali pertama ditemukan di Wuhan, Tiongkok ini. Diantaranya, Forum Kerukunan Umat Beragama, Majelis Agama, rumah ibadah, marbot dan perawat rumah ibadah, guru madrasah non eertifikasi, anak yatim, pensiunan Kemenag, dan terutama mahasiswa PTKIN.

Ia menambahkan, bantuan ini juga merupakan kepedulian seluruh warga Kemenag RI mengingat dana seluruhnya berasal dari donasi mereka. “Sumber dananya bukan APBN, tapi bantuan dari ASN,” terangnya lagi.

Penyerahan bantuan sendiri dihadiri Rektor UIN Jakarta Prof. Dr. Amany Lubis, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Dr. Tb. Ace Hasan Syadzili, Kepala Biro Keuangan dan BMN/Ketua Tim Gugas Covid 19 Kemenag Mohamad Ali Irfan, Kepala Biro Perencanaan/Wakil ketua tim Fufas Covid kemenag Ali Rokhmad, dan lainnya.

Menanggapi itu, Rektor Amany menyampaikan apresiasi dan terimakasih sivitas UIN Jakarta atas bantuan yang diberikan Kemenag RI. Ia berharap bantuan dari Kemenag dan berbagai donatur lain bisa meringankan para mahasiswa UIN Jakarta yang terdampak Covid-19.  “Semoga Allah berikan kesehatan, melimpahkan pahala, menjaga keluarga orang yang memberikan bantuan. Kita berdoa semoga Covid-19 segera berakhir dan keadaan kembali seperti biasa,” ujarnya.

Apresiasi yang sama disampaikan Tb. Ace mewakili Komisi VIII, mitra Kemenag di DPR RI. Menurutnya, donasi yang diberikan Kemenag dan aksi sosial STF UIN Jakarta berperan penting dan strategis dalam menolong para mahasiswa yang kesulitan akibat terdampak Covid-19.

“Ini adalah satu hal yang sangat penting dan strategis untuk menunjukkan bahwa dunia pendidikan tidak boleh berhenti. Proses pendidikan harus terus berjalan karena merupakan tonggak peradaban,” jelasnya.

Sementara itu, Amelia menjelaskan, bantuan dari berbagai lembaga dan individu telah disalurkan kepada para mahasiswa. Selain paket makanan, bantuan juga disalurkan berupa paket kuota internet.

Data donasi mencatat, hingga 23 Mei 2020 total bantuan yang tersalur sebanyak 24.166, yang terdiri dari 1.482 paket sembako, 22.191 makanan jadi, 141 masker dan sarung tangan, 325 hand sanitizer ukuran 60ml, dan 63 paket data internet untuk mahasiswa.

Sejak awal penutupan berbagai aktifitas menyusul sebaran Pandemi Covid-19, terdapat lebih dari 1000 orang mahasiswa terdampak. Namun perlahan, jumlahnya terus berkurang karena sebagian mahasiswa berhasil pulang ke daerah masing-masing.

Saat ini, tuturnya, terdapat sekira 463 orang mahasiswa yang tertahan di wilayah Ciputat dan tak bisa pulang kampung. Dari jumlah itu, 200 orang diantaranya mahasiswa internasional. (z. muttaqin)

Share This