Jakarta, BERITA UIN Online – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen-PAN dan RB) mengapresiasi atas capaian kinerja Kementerian Agama (Kemenag) selama periode 2015-2018. Kemen-PAN dan RB di antaranya memberi nilai B dengan angka 73,26 terhadap Indeks Info Birokrasi Kemenag.

Demikian dikatakan Sekretaris Jenderal Kemenag M Nur Kholis dalam laporannya menjelang penutupan Rapat Kerja Nasional Kementerian Agama RI 2019 di Hotel Shangri-La, Jakarta, Jumat (25/1/2019). Menurut Nur Kholis, dalam pelayanan di bidang agama dan pendidikan, Kemenag RI juga sedikitnya mendapat empat penilaian dengan hasil yang baik. Pertama, penyerapan anggaran tahun 2018 yang mencapai angka 92,3 persen. Kedua, Indeks Kepuasan Haji sebesar 81,52 di tahun 2015 dan nilai 85,25 di tahun 2018 yang memproleh predikat sangat memuaskan. Ketiga, untuk Angka Partisipasi Kasar dalam hal kesempatan melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi, angkanya naik dari 10,06 persen di tahun 2014 dan 12,32 persen di tahun 2017. Keempat, Kemenag RI juga mendapatkan predikat Tinggi dalam Indeks Kerukunan Umat Beragama dengan angka 72,2.

Sementara itu, lanjut Nur Kholis, program unggulan Kemenag pada tahun 2019 adalah Mantra, yakni kepanjangan dari Moderasi Beragama, Kebersamaan, dan Sadar Data. Tahun 2019 ini, Kemenag diharapkan dapat menerapkan moderasi beragama dalam dua bidang besar, yakni negara hadir untuk menanggapi kebutuhan publik tentang moderasi agama dalam bentuk program strategis dan menjadikan moderasi beragama sebagai ruh dalam setiap program bagi umat.

“Untuk hal ini dapat tercapai dengan cara banyak hal, di antaranya mempermudah akses terhadap pelayanan keagamaan dan optimalisasi fungsi semua sumber daya manusia di dalam ruang tugas masing-masing,” katanya.

“Tahun kebersamaan 2019 juga harus dirasakan secara internal di Kemenag, sedangkan secara eksternal dengan bersinergi pelaksanaan program strategis, penggunaan anggaran yang adil, dan kebersamaan inklusif,” lanjutnya.

Di sisi lain, Nur Kholis juga mengatakan, tahun sadar data 2019 dilakukan dengan manajemen big data. Kini, kata dia, terdapat 700 subdomain kemenag.go.id dengan 329 aktif dan 371 tidak aktif sehingga harus dimutakhirkan. Selain itu, terdapat 199 website dan 130 aplikasi dari kepegawaian, keuangan, kinerja, jurnal, dan data. Untuk itu, tahun ini diharapkan adanya sinergi dan integrasi data guna mengakomodasi kebutuhan dasar pelaksanaan tugas.

“Dengan Mantra tahun 2019 ini diharapkan tercapai Sadar Kinerja di lingkungan Kemenag RI” tandasnya.

Rakernas yang berlangsung sejak 23 Januari 2019 itu resmi ditutup Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin. Rakernas dihadiri seluruh unsur pimpinan satuan kerja di Indonesia, seperti para kepala kantor wilayah Kemenag dan rektor/ketua perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN).

Rektor UIN Jakarta Amany Lubis yang ikut serta dalam Rakernas mengaku sangat bangga dan puas atas capaian kinerja Kemenag selama periode tersebut. Ia berharap di masa mendatang capaian prestasi itu terus dipertahankan agar Kemenag serta seluruh satuan kerja di bawahnya, termasuk UIN Jakarta, semakin mendapat kepercayaan dari masyarakat.

“Saya berharap pelayanan bidang pendidikan dan agama oleh Kemenag ini terus bagus dan meningkat mutu kinerjanya,” katanya. (ns)

Share This