RektoratBERITA UIN Online— UIN Jakarta kembali berhasil masuk dalam 200 perguruan tinggi dunia yang dinilai mampu memanfaatkan media sosial, Instagram  (IG), dalam menginformasikan program akademiknya kepada warganet.

Demikian penilaian lembaga pemeringkat perguruan tinggi UniRank Instagram University Ranking melalui surat elektronik yang diterima UIN Jakarta. “Dengan bangga kami menginformasikan bahwa akun instagram resmi universitas anda adalah satu salah satu dari 200 akun resmi universitas top dunia,” bunyi surat seperti dikutip BERITA UIN Online, Selasa (09/04).

Pada pemeringkatan tersebut, UIN Jakarta menempati posisi 126 akun instagram universitas terpopuler tingkat global, atau naik 31 tingkat dari tahun sebelumnya. Bersama UIN Jakarta, perguruan tinggi nasional dengan catatan serupa antara lain Universitas Indonesia, UGM, IPB, Universitas Sebelas Maret, Universitas Telkom, Universitas Airlangga, Universitas Negeri Semarang, Universitas Negeri Malang, Universitas Siah Kuala, Universitas Indraprasta PGRI, Universitas Muhammadiya Malang, Universitas Brawijaya, dan Institut Teknologi Bandung.

Ranking sendiri didasarkan penilaian hingga April 2019. Penilaiannya didasarkan pada jumlah pengikut atau follower akun instagram masing-masing universitas. Penilaian kali ini dilakukan pada akun instagram 5.247 universitas dari 13.590 universitas dunia.

Kepala Sub Bagian Publikasi dan Dokumentasi Samsuddin mengatakan, masuknya akun resmi instagram UIN Jakarta dalam 200 top akun instagram perguruan tinggi dunia merupakan dorongan agar universitas makin optimal memanfaatkan media sosial dalam menyampaikan informasi kepada publik.

“Media berbasis internet, termasuk media sosial, menjadi salah satu pilihan utama kami dalam menyampaikan informasi akademik bagi stakeholder UIN Jakarta. Insya Allah akan terus kita kembangkan sehingga bisa menjawab kebutuhan masyarakat tentang UIN Jakarta,” paparnya.

Di lain kesempatan, Ketua Lembaga Penjamin Mutu (LPM) UIN Jakarta, Asep Saefudin Jahar, juga merekomendasikan pemanfaatan media sosial dalam menyampaikan informasi kepada publik. Kecenderungan masyarakat menggunakan gawai pintar membuat mereka lekat dengan perangkat media sosial.

“Penyampaian informasi tentang UIN Jakarta harus kreatif. Media sosial bisa menjadi sarana utama penyampaian informasi tersebut,” tandas Asep. (lrf/zae)

Share This