Berita UIN Online – Kelas Jurnalis Cilik (KJC) dari DNK TV UIN Jakarta keluar sebagai salah satu dari lima nominasi karya terbaik pada perhelatan kompetisi pers mahasiswa yang diadakan oleh Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia. Pengumuman tersebut disampaikan  melalui website AJI pada (10/8/2020) pada pukul 16:35 WIB.

Kompetisi tersebut diikuti oleh 137 karya jurnalistik pers kampus dari berbagai daerah, diantaranya Jakarta, Malang, Surabaya, Yogyakarta, Makassar dan beberapa daerah lainnya. Produk jurnalistik yang mengikuti kompetisi ini menggunakan multi platform. Mulai dari media cetak, online, podcast dan video. Serta tema yang diangkat pun beragam, tidak hanya persoalan di dalam kampus, namun, beragam persoalan yang dihadapi oleh masyarakat. Seperti kontroversi undang-undang, konflik lahan, isu pendidikan, penggusuran, isu pendidikan, perampasan hak, kekerasan seksual hingga soal pandemi. Dengan kriteria patokan dalam penilaian yakni kekuatan ide,  konten dan penyajian.

Kelas jurnalis cilik sendiri merupakan sebuah komunitas pendidikan jurnalis bagi anak-anak di sekitar pantai pesisir Jakarta. Tepatnya di Cilincing, Jakarta Utara. KJC didirikan oleh Syamsudin Ilyas yang mulai mendirikanya pada 2015. Namun, karena terhambat oleh tim, KJC sendiri baru berjalan pada 2018 lalu.

Sebagai seorang anak-anak pesisir yang pernah terjun dan bergiat dalam dunia jurnalistik, ia bertekad ingin mengenalkan dunia jurnalis dan memberikan wadah dan keterampilan bagi anak-anak pesisir agar bisa bermanfaat begi orang banyak, khususnya dalam dunia jurnalistik.

Materi yang diajarkan pada KJC merupakan materi dasar jurnalistik seperti teknik penulisan dasar 5W+1H, reportase, teknik photograpy dan mengajarkan kepada mereka untuk terjun ke lapangan untuk mempraktikkan materi yang diajarkan.

Sebagai seorang inisiator, ia memiliki harapan dan pandangan ke depan agar kelas jurnalis bukan hanya ada di Pantai Pesisir Cilincing, melainkan di kemudian hari ada kelas jurnalis di pesisir-pesisir di seluruh Indonesia.

Produser karya KJC, Maesa Rani Cahyani, yang memenangi nominasi terfavorit sangat bersyukur  atas pencapaian prestasi ini.

‘’Alhamdulillahi rabbil alamin, ini bisa jadi pembelajaran ke depan untuk kita semua, DNKTV khususnya, untuk terus belajar dan memberikan yang terbaik bagi karya-karya selanjutnya’’ ujarnya.

Selain itu, ia pun berharap agar KJC selalu menjadi wadah untuk anak-anak yang ingin belajar mendalami kegiatan jurnalistik, dan pemerintah sekitar lebih memberikan perhatian kepada KJC agar kegiatan tersebut dapat berlangsung lebih nyaman dan menyenangkan.

Bukan hanya menitipkan harapanya terhadap KJC, ia pun berharap, dengan prestasi ini agar teman-temannya di DNK TV dapat semakin produktif  dan sesuai apa yang dikatakan oleh AJI, pers mahasiswa masih harus setia di garis perjuangan, berpihak kepada kemanusian dan menyuarakan orang-orang yang tidak bersuara. (sadam/sam/mf)

Share This