Syahida Inn, BERITA UIN Online— Status Green Campus atau Kampus Hijau merupakan harapan seluruh sivitas akademik UIN Jakarta agar bisa menjalani aktifitas di lingkungan kampus dengan kualitas iklim lebih baik. Hanya saja diperlukan proses panjang dan kerjasama seluruh pihak dalam mewujudkan harapan tersebut.

Guna mewujudkan harapan itu, UIN Jakarta melalui Tim Green Campus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang diketuai oleh Prof. Dr. Lily Surayya Eka Putri, M.Env.Stud mengadakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Pengumpulan Data Survey Instrumen UIGM 2021, Senin (11/10/2021).

“Untuk tahun 2021, pengumpulan data instrumen diharapkan bisa lebih baik lagi dan semua unit/fakultas bekerjasama dalam pengumpulan dan pengisian data instrumen UIGM ini,” ungkapnya.

Kegiatan FGD dihadiri seluruh perwakilan dari fakultas dan juga rektorat yang sama-sama bertanggung jawab atas pengumpulan data instrumen UIGM. Perwakilan fakultas mulai dari FITK, FSH, FAH, FDI, FIDKOM, FU, FST, FEB, FK, FIKES, FISIP, F.Psi, SPs, Subag Umum, dan Subag Kerjasama UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

FGD dibuka langsung Rektor UIN Jakarta Profesor Amany Lubis. Dalam sambutannya, Rektor Amany berharap FGD yang melibatkan seluruh civitas akademik di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dapat meningkatkan rangking di UI GreenMetric tahun 2021 dan seterusnya. Rektor juga sangat memotivasi agar kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang sudah besar ini, bisa terus berkembang dan menjadi kampus yang hijau dan berkelanjutan.

Lebih jauh Rektor berpesan bahwa agar dalam menjaga lingkungan perlu membangun “vitalitas baru” dimana sivitas tidak sekedar memperbaiki, menjaga, dan melestarikan secara materiil (fisik), namun juga menuangkan ruh secara spiritual sehingga dilakukan dan dilaksanakan dengan ikhlas semata-mata karena Allah.

FGD sendiri menghadirkan narasumber Expert Member of Data, System, and IT pada UI GreenMetric Dr. Ruki Harwahyu, MT, M.Sc. Dalam paparannya, Ruki menjelaskan enam  kategori dalam instrumen UI GreenMetric.

Peserta sangat antusias dan ikut berdiskusi secara aktif agar diperoleh pemahaman yang baik atas data-data UIGM. Selama kurang lebih tiga jam, narasumber dan peserta berdialog langsung atas aspek-aspek yang kurang dimengerti.

Selain paparan ahli, FGD sendiri menjadwalkan presentasi hasil penelurusan data untuk nantinya dikompilasi menjadi data yang utuh dan di submit ke UIGM. Prsentasi diharapkan bisa menyisir aspek-aspek penilaian mana saja yang sudah dan belum diisi secara lengkap berdasar sumber-sumber yang valid.

Diketahui, UIN Jakarta sendiri telah menjadi anggota dari UI GreenMetric World University Rankings sejak tahun 2020. Di tahun pertama keanggotaannya, UIN Jakarta memperoleh peringkat 52 dari 88 perguruan tinggi nasional. Suatu pencapaian yang cukup baik dengan persiapan yang cukup singkat. (zm)

Share This