Gedung Rektorat, BERITA UIN Online – Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Administrasi pada Badan Penelitian dan Pengembangan dan Pendidikan dan Latihan Kementerian Agama Urip Rudi Subiyantoro mengatakan, UIN Jakarta harus memperkuat bidang publikasi dan informasi. Hal itu penting karena bidang publikasi dan informasi adalah pintu gerbang utama informasi UIN Jakarta ke dunia.

“UIN Jakarta harus memperkuat bidang publikasi dan informasinya, baik dari segi sarana dan prasarana, sumber daya manusia, maupun kontennya,” kata Urip Rudi Subiyantoro saat berkunjung ke kantor Redaksi BERITA UIN Online dan BERITA UIN TV di gedung Rektorat lantai 1, Selasa (21/1/2020).

Kunjungan mantan Kepala Biro Administrasi Umum dan Kepegawaian (AUK) UIN Jakarta yang baru saja dilantik Menteri Agama Fachrul Razi sebagai Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Administrasi pada Badan Penelitian dan Pengembangan dan Pendidikan dan Latihan ke kantor Redaksi BERITA UIN selain untuk bersilaturahmi sekaligus perpisahan sehubungan dengan kepindahannya ke kantor baru di lingkungan Kementerian Agama.

Sebelumnya, saat masih menjabat Kepala Biro AUK UIN Jakarta, pria yang akrab disapa Rudi, itu sering bertandang ke kantor Redaksi BERITA UIN. Dalam kunjungannya, Rudi kerap berdiskusi mengenai pentingnya publikasi dan informasi bagi sebuah lembaga seperti UIN Jakarta. Bahkan tak jarang ia juga selalu memberi motivasi kepada para awak redaksi untuk terus bersemangat dan bekerja lebih profesional.

Maklum, untuk bidang yang satu ini, Rudi memiliki perhatian yang cukup besar, apalagi ia juga sebelumnya pernah menjabat Kepala Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat (Pinmas) di Kementerian Agama pusat.

“Saya sangat menghargai Anda yang bekerja di bidang publikasi dan informasi. Percayalah, jika bidang tersebut kuat UIN Jakarta akan memperoleh keuntungan besar. Karena dengan publikasi dan informasilah UIN Jakarta menjadi semakin terkenal di seluruh dunia,” katanya.

Menurut Rudi, bidang publikasi dan informasi tak hanya penting bagi sebuah lembaga tapi juga strategis bagi para pengambil kebijakan di perguruan tinggi. Melalui kedua bidang tersebut setiap orang dapat membangun opini dan menyebarkan ide-ide besarnya kepada masyarakat secara luas.

“Cuma masalahnya orang-orang tersebut aware dan care tidak dengan publikasi. Padahal, itu kan sangat strategis untuk dimanfaatkan,” ujarnya.

Oleh karena itu, Rudi berharap dengan memperkuat bidang publikasi dan informasi UIN Jakarta akan tetap dikenal dunia sebagai perguruan tinggi Islam terkemuka.

Harapan lain, Rudi juga menekankan agar BERITA UIN sebagai salah satu media informasi dapat menjadi kepanjangan tangan Kementerian Agama, khususnya dalam upaya mengaplikasikan moderasi beragama baik di setiap satuan kerja (satker) maupun masyarakat. Termasuk dalam hal ini bagaimana media tersebut mendukung penuh tekad Kementerian Agama serta birokrasi di bawahnya untuk menuju zona integritas bebas korupsi.

Kunjungan Rudi ke kantor Redaksi BERITA UIN Online dan BERITA UIN TV berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan. Bahkan dengan canda dan selera humor yang selama ini menjadi tipikal Rudi selalu menjadi obat penawar dari kepenatan para awak redaksi yang bekerja di tengah deadline sangat ketat. (ns)

Share This