Jakarta, BERITA UIN Online – Menjelang diadakannya Pemilu 17 April 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar acara bertajuk “Election Visit Program, Indonesian Concurrent Elections” di Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta. Acara yang digelar pada 15-18 April 2019 itu diikuti oleh sedikitnya 100 peserta. Mereka berasal dari berbagai kalangan, seperti anggota parlemen, jurnalis, diplomat, kementerian/lembaga negara, akademisi, dan aktivis lembaga swadaya masyarakat (NGO), baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Rektor UIN Jakarta Amany Lubis, yang mewakili salah satu dari kalangan akademisi, juga ikut hadir dalam pertemuan tersebut. Rektor Amany diundang KPU untuk memberikan pandangan dan masukannya mengenai proses demokrasi pada Pemilu 2019 yang akan digelar secara serentak di seluruh Indonesia.

“Saya kira pertemuan dalam Election Visit Program 2019 ini penting. Kita dapat melihat dan berbagi pengalaman bagaimana pelaksanaan berdemokrasi di negara kita dan tentu di beberapa negara lain yang menyelenggarakan pemilu,” kata Rektor.

Dihadapan para peserta Election Visit Program 2019, Ketua KPU Arief Budiman menjelaskan bahwa Pemilu 2019 akan berlangsung serentak di seluruh Indonesia pada 17 April 2019. Bahkan, dia juga berharap acara Election Visit Program 2019 dapat menghadirkan berbagai pengalaman berharga tentang penyelenggaran pemilu di Indonesia.

Berdasarkan catatan BERITA UIN Online, KPU menggelar acara tersebut bukan kali pertama. Pada beberapa kepemiluan sebelumnya, seperti pemilhan kepala daerah (pilkada), KPU juga menggelar acara serupa. Salah satu tujuan kegiatan tersebut untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan mengenai kepemiluan di berbagai negara. Selain itu, juga sekaligus untuk memperlihatkan cara kerja KPU yang transparan dalam pelaksanaan pemilu maupun pilkada. (ns)

Share This