Gedung SPs, BERITA UIN Online – Istanbul Sabahattin Zaim University (IZU), Turki, berkeinginan untuk menjalin kerja sama dengan Sekolah Pascasarjana (SPs) UIN Jakarta dalam bidang pengembangan akademik dan riset. Tawaran kerja sama tersebut disampaikan Koordinator Program Internasional IZU, Mehmet Fatih Pehlivan, saat bertemu Direktur SPs UIN Jakarta Jamhari Makruf di kampus SPs UIN Jakarta, Kamis (4/7/2019).

Dalam pertemuan yang berlangsung sekira dua jam itu, Pehlivan didampingi Nabila Ahmad, mahasiswi dan Staf Kantor Internasional IZU asal Indonesia. Sedangkan Direktur Jamhari didampingi Wakil Direktur Hamka Hasan, Ketua Program Magister JM Muslimin, dan Sekretaris Program Magister Usep Abdul Matin.

Pehlivan mengatakan, IZU sangat berkepentingan untuk membangun kerja sama dengan sejumlah universitas Islam di Indonesia. Hal itu mengingat IZU memiliki kesamaan misi dalam pengembangan keilmuan Islam.

“IZU adalah kampus wakaf yang sangat concern dalam pengembangan keilmuan dan peradaban Islam. Saat ini IZU berusia lebih dari 120 tahun serta memiliki tujuh fakultas dan 24 program studi yang terbuka untuk bekerja sama dengan berbagai universitas Islam terkemuka di dunia, termasuk di Indonesia,” katanya.

Ia juga mengatakan bahwa IZU tertarik untuk bekerja sama dengan SPs UIN Jakarta. Sebab, kata dia, SPs UIN Jakarta telah dikenal luas di dunia Islam, teutama dalam bidang pemikiran dan pengembangan keilmuan Islam serta tokoh-tokoh akademisinya yang mendunia. Tak hanya itu, hasil riset para mahasiswa SPs UIN Jakarta juga banyak dijadikan rujukan mahasiswa IZU, khususnya yang terkait dengan sejarah dan perkembangan Islam di Indonesia.

Direktur Jamhari sendiri sangat mengapresiasi tawaran kerja sama yang disampaikan IZU kepada SPs UIN Jakarta. Kerja sama tersebut diharapkan akan membawa kemajuan bagi SPs UIN Jakarta di dunia internasional.

Menurut Jamhari, seperti halnya IZU, UIN Jakarta dan SPs UIN Jakarta juga memiliki kesamaan pandangan dalam upaya membangun peradaban Islam, baik di kawasan Asia Tenggara maupun di dunia internasional. SPs UIN Jakarta, sebagaimana pada awal didirikannya, bertujuan untuk melahirkan sejumlah tokoh pemikir Islam yang bukan hanya mumpuni di bidang keilmuan Islam tetapi juga moderat dan toleran terhadap kehidupan beragama.

Pengembangan pemikiran Islam moderat merupakan salah satu misi SPs UIN Jakarta dalam mengejawantahkan Islam rahmatan lil’alamin. “Pemikiran keislaman yang dikembangkan di SPs UIN Jakarta adalah Islam yang inklusif, dinamis, dan Islam washatiyah,” katanya.

Dalama tawaran kerja sama tersebut, beberapa poin telah disepakati oleh kedua belah pihak. Di antaranya program penelitian kolaboratif, pertukaran dosen dan mahasiswa, seminar internasional, serta pertukaran informasi.

“Impelementasinya nanti akan dilakukan melalui penandatanganan kerja sama dengan kedua belah pihak,” ujar Jamhari. (ns)

Share This