Gedung Rektorat, BERITA UIN Online— Hingga akhir tahun 2019, UIN Jakarta berhasil mencatatkan raihan 38 program studi (Prodi) berakreditasi A tingkat sarjana, magister, dan doktoral. Dalam periode yang sama, 30 prodi jenjang sarjana dan magister juga mencatatkan perolehan akreditasi B. Selebihnya, 9 prodi berakreditasi beragam mulai dari akreditasi C yang tengah reakreditasi atau pengajuan akreditasi baru karena prodi terkait baru dibuka.

Demikian data Direktori Hasil Akreditasi Prodi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) yang dikutip BERITA UIN Online, Jumat (03/01/2020). Pada saat yang sama, catatan BAN PT juga menyebutkan UIN Jakarta merupakan salahsatu dari 7 PTKIN Kelompok Universitas Islam Negeri berakreditasi institusi A.

Data direktori akreditasi Prodi yang diolah mencatat, raihan 38 prodi berakreditasi A disumbangkan oleh prodi tingkat sarjana sebanyak 33 prodi, program magister 4 prodi, dan program doktor sebanyak 1 prodi. Menariknya, keempat prodi magister beroleh akreditasi A sepanjang tahun 2019, yakni Prodi S2 Dirasat Islamiyah FDI, Prodi S2 Aqidah dan Filsafat Islam FU, Prodi S2 Prodi Pendidikan Agama Islam FITK, dan Prodi S2 Studi Islam SPs.

Selanjutnya, perolehan akreditasi B disumbangkan prodi sarjana 20 Prodi dan prodi magister sebanyak 10 prodi. Beberapa prodi magister berakreditasi B diantaranya Agribisnis FST, Hukum Keluarga FSH, dan Manajemen Pendidikan Islam FITK.

Sementara itu, prodi berakreditasi C dicatatkan 1 prodi sarjana dan 2 prodi magister. Dua prodi terakhir adalah Prodi Magister Bahasa dan Sastra Arab dan Prodi Magister Perbandingan Agama. Namun kedua prodi ini tengah menunggu visitasi akreditasi dari asesor BAN PT karena telah mengajukan proses reakreditasi masing-masing pada 22 Mei 2019 dan 17 Agustus 2019.

Selain beberapa prodi yang mengajukan reakreditasi, sejumlah prodi lainnya tengah mengajukan akreditasi prodi karena program pendidikannya ditawarkan baru-baru ini.

Rektor Prof. Dr. Amany Lubis dalam pidato wisuda sarjana ke-114 UIN Jakarta, Minggu (1/12/2019) mengungkapkan, peningkatan status akreditasi prodi merupakan salahsatu komitmen UIN Jakarta dalam menjamin kualitas akademik yang ditawarkan. “Terkait akreditasi ini, UIN Jakarta juga mendorong sertifikasi akreditasi regional internasional seperti AUN QA dan Islamic QA. Hal ini diperlukan agar kualitas akademik UIN Jakarta bisa semakin kompetetif dari perguruan tinggi regional-global lainnya,” ujarnya. (zm)

Share This