Gedung Akademik, BERITA UIN Online – Urip Rudi Subiyantoro yang selama ini dikenal sebagai sosok  periang tiba-tiba memperlihatkan wajah sedih. Hal itu terjadi saat dirinya harus rela berpisah dengan para pegawai yang ada di jajarannya selama menjabat Kepala Biro Administrasi Umum dan Kepegawaian (AUK) UIN Jakarta.

“Saya merasa sedih karena tidak lagi bersama dengan para pegawai yang selama ini sudah dianggap sebagai keluarga,” katanya saat mengadakan acara perpisahan bersama para pegawai di lingkungan Biro AUK di Gedung Akademik, Jumat (17/1/2020).

Perpisahan Rudi dengan para pegawai itu sekaligus untuk merayakan hari ulang tahun dirinya yang ke-57. Turut hadir Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum Ahmad Rodoni dan para kepala bagian serta kepala subbagian.

“Tapi meskipun berpisah insya Allah kita masih bisa bertemu karena kantor saya dekat di Ciputat,” imbuhnya.

Rudi kini resmi tidak lagi menjabat Kepala Biro AUK setelah jabatan itu diembannya selama hampir empat tahun. Menteri Agama Fachrul Razi mengalihtugaskan dirinya untuk menjadi Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Administrasi pada Badan Penelitian dan Pengembangan dan Pendidikan dan Latihan Kementerian Agama.

Acara pelantikan Rudi dilangsungkan Jumat (17/1/2020) pagi di Kantor Kementerian Agama Jakarta Pusat. Hari itu juga merupakan hari terakhir kerja Rudi di UIN Jakarta.

Rudi yang saat perpisahan itu didampingi istrinya menyampaikan salam perpisahan kepada para pegawai di lingkungan Biro AUK. Ia mengucapkan terima kasih kepada semua pegawai Biro AUK yang telah bersama-sama mengelola kampus UIN Jakarta.

“Saya juga meminta maaf apabila selama bertugas di UIN Jakarta banyak melakukan kesalahan, baik perkataan maupun perbuatan, disengaja maupun tidak disengaja,” ujarnya.

Mantan Kepala Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat Kementerian Agama itu juga  mengatakan bahwa dirinya menyimpan banyak kesan selama mengabdi di UIN Jakarta. “Selama di UIN Jakarta saya banyak belajar dan mengenal tentang dunia birokrasi baru, yakni dunia akademik,” katanya.

Kepada para pegawai dan semua aparatur sipil negara (ASN) yang terlibat di UIN Jakarta Rudi berpesan agar tetap menjaga semangat untuk menjalankan tugas-tugasnya sebagai abdi negara. UIN Jakarta, katanya, harus mampu mencapai cita-cita menjadi the best Islamic university.

“Mudan-mudahan Bapak-bapak dan Ibu-ibu selalu diberi kesehatan serta dimudahkan dalam menjalankan amanah dan tugas negara di UIN Jakarta yang kita cintai ini,” katanya.

Tak hanya itu, Rudi juga mendoakan agar UIN Jakarta di bawah kepemimpinan Ibu Amany Lubis semakin maju dan modern serta menjadi perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN) terkemuka. Bahkan menjadi kiblat dunia Islam, baik di tingkat nasional maupun internasional. (ns)

Share This