Auditorium Utama, Berita UIN Online— Pada pelaksanaan wisuda sarjana hari kedua Minggu, (30/06), bertempat di Auditorium Harun Nasution Kampus I, lima belas nama yang memiliki nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) terbesar dari masing-masing fakultas dipilih sebagai wisudawan terbaik. Kelimabelas nama yang berhasil keluar sebagai lulusan terbaik tersebut, tujuh orang berasal dari program sarjana (S1), dan delapan orang dari program Magister Fakultas (S2) fakultas.

Dari salinan data lulusan terbaik yang diterima Berita UIN Online, nama-nama lulusan terbaik untuk jenjang sarjana (S1) pada wisuda ke-112 tersebut diantaranya, Ahmad Zulfi Aufar (FSH) dengan IPK 3.87 Kumlaude, Syifa Akmalia Kholilurohmah (FIDIKOM) IPK 3.79 Kumlaude, Afdal Zikri (FDI) IPK 3.96 Kumlaude, kemudian Sahida Sakur Saraswati (FPsi) dengan IPK 3.61 Kumlaude.

Selanjutnya, Alfianti Nurul Fikri (FEB) dengan IPK 3.81 Kumlaude, Tia Septiani (FST) dengan IPK 3.91 Kumlaude, dan Mahlizar Syahfadillah (FISIP) dengan IPK 3.63 Kumlaude.

Kemudian, untuk lulusan terbaik yang berasal dari Pasca Fakultas diantaranya, Muh Ali Mukhtar (FITK) dengan IPK 4.00 Kumlaude, Reva Hudan Lisalam (FU) IPK 3.48 Kumlaude, Musyaffa Amin Ash Shabah (FSH) IPK 4.00 Kumlaude, Zakarija Hidayatullah (FIDIKOM) dengan IPK 3.94 Kumlaude, dan Mubin Amrulloh (FDI) dengan perolehan IPK 3.67 Kumlaude.

Lulusan terbaik selanjutnya dari program Magister Fakultas diraih oleh Annisa Kany (FPsi) dengan IPK 3.77 Kumlaude, Mutmainah Juniawati (FEB) dengan IPK 3.71 Kumlaude, dan Nilam Sari Sardjono (FST) dengan perolehan IPK 3.86 Kumlaude.

Seperti hari sebelumnya, di tempat yang sama, Rektor UIN Jakarta Amany Lubis mengapresiasi serta mengucapkan selamat kepada para wisudawan dengan memperoleh IPK terbaik di fakultasnya. Selain itu, rektor juga berpesan, agar hal ini menjadi motivasi bagi mahasiswa yang masih menimba ilmu di kampus UIN Jakarta.

Rektor juga berharap, dengan diumumkannya nama-nama lulusan terbaik itu, mampu memotivasi para alumni untuk senantiasa mengamalkan ilmu yang telah didapat selama di bangku perkuliahan, serta mengamalkannya kepada masyarakat.

Terpenting, tambah rektor, agar senantiasa menjaga nama baik almamater UIN Jakarta di mana pun berada. (lrf)

Share This