Kuningan, BERITA UIN Online— Buku Rektor UIN Jakarta Prof Dr Dede Rosyada MA hari ini dibedah. Bedah buku tersebut dikemas dalam acara seminar dan bedak buku yang dilaksanakan di Kuningan, Jawa Barat, Senin (30/10), bertempat di Aula Hotel Ayong Linggarjati, Kuningan, Jawa Barat.

Bedah buku yang berisi kompilasi artikel rektor tentang guru dan pendidikan tersebut, diikuti sedikitnya 600 orang peserta. Terdiri dari para guru, siswa SMA  sederajat dan santri dari beberapa Pondok Pesantren yang ada di Kabupaten Kuningan.

Sebagaimana telah diwartakan BERITA UIN Online sebelumnya, bahwa acara tersebut diselenggarakan hasil dari inisiasi Sub Bagian Dokumentasi dan Publkasi UIN Jakarta, bekerjasama dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

Turut hadir mendampingi rektor, Wakil Rektor Bidang Kerjasama Prof Dr Murodi MA, Kepala Biro Adminstrasi Umum dan Kepegawaian Dr H Rudi Subiyantoro MPd, Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan H Subarja MPd, dan beberapa Kepala Bagian serta Kepala Sub Bagian UIN Jakarta.

Selain itu, acara yang berlangsung sejak pukul 07.00 sampai dengan pukul 12.00 WIB tersebut, dihadiri pula oleh Bupati Kuningan H Cecep Purnama SH MH yang diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kuningan, dan beberapa Kepala Sekolah di Kabupaten Kuningan.

Dalam sambutannya, rektor mengapresiasi atas inisiasi diselenggarakannya acara tersebut. Dirinya berharap, buku tersebut dapat berkontribusi positif bagi pengembangan keilmuan dan peningkatan kualitas guru di era saat ini.

“Maju dan mundurnya suatu bangsa sangat bergantung pada kualitas pendidikannya. Oleh karena itu, untuk dapat menghasilkan (output) lulusan yang berkualitas, tentunya perlu adanyanya perhatian khusus kepada lembaga tesebut termasuk kualitas gurunya,” tandas rektor.

Masih menurutnya, ada beberapa fase yang harus ditempuh oleh sebuah lembaga termasuk guru dan manajemen di dalamnya, untuk menghasilkan input dan output yang berkualitas. Pasalnya, walau pun lembaga tersebut secara infrastruktur baik, namun tidak diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia para pengelola lembaga tersebut, termasuk di dalamnya guru, maka kualitas output-nya masih dalam kategori rendah.

“Dalam buku tersebut, terdapat beberapa pembahasan yang semoga mampu menjadi solusi bagi permasalahan yang tengah dihadapi lembaga pendidikan maupun guru. Kami akan coba melakukan penelitian lebih lanjut tentang guru dan pendidikan sebagaimana permintaan dari peserta juga. Insya Allah akan kami terbitkan kembali buku tersebut,” paparnya.

Diakhir sambutannya, rektor mempersilahkan lulusan-lulusan madrasah untuk melanjutkan pendidikannya di UIN Jakarta. Rektor juga mengatakan, bahwa UIN Jakarta saat ini, layak menjadi kampus pilihan untuk mendalami keilmuan agama dan umum.

Hasil pantauan BERITA UIN Online di lokasi, peserta sangat antusias mengikuti jalannya acara tersebut. Tidak hanya mendengarkan, beberapa dari mereka pun ikut berpartisipasi dengan melontarkan beberapa tanggapan dan pertanyaan, terutama tentang buku yang berjudul Madrasah dan Profesionalisme Guru dalam Arus Dinamika Pendidikan Islam di Era Otonomi Daerah itu. (lrf)

Share This