Jakarta, BERITA UIN Online— Dalam upaya meningkatkan kualitas dan kemampuan para dokter lulusan Fakultas Kedokteran (FK) UIN Jakarta, sekaligus memperluas jejaring mitra kerjasama, maka FK UIN Jakarta membentuk Komite Koordinasi Pendidik (Komkordik).

Pembentukan Komkordik tersebut, dilakukan bersamaan dengan rapat kerja serta evaluasi kurikulum profesi dokter FK UIN Jakarta. Dilaksanakan di The Ballroom Mercure Hotel, Lebak Bulus, Cilandak, Kota Jakarta Selatan, Kamis (18/10).

Acara yang mengusung tema Pembentukan Komkordik dan Evaluasi Kurikulum Pendidikan Profesi Dokter tersebut, dihadiri dan dibuka oleh Rektor UIN Jakarta Prof Dr Dede Rosyada MA, didampingi Dekan FK dr Hari Hendarto SpPD PhD, Direktur RSUP Fatmawati Dr M Syafak Hanung SpA MPH, para narasumber, para direktur rumah sakit, dan segenap sivitas akademika FK UIN Jakarta.

Dalam sambutannya, rektor mengapresiasi kegiatan tersebut, serta berharap kerjasama yang telah terjalin terus ditingkatkan dan diperluas dalam bidang-bidang lain.

“Semoga kerja sama ini terus berlanjut dan lebih dikembangkan lagi dalam hal kerja sama penelitian bagi para dosen FK UIN Jakarta. Dengan demikian, maka diharapkan para dosen juga akan bertambah pengetahuannya,” ujar rektor.

Ditambahkannya pula, bahwa FK UIN Jakarta saat ini bercita-cita ingin meluluskan para dokter yang profesional dan beretika Islami ketika nantinya berkarya diprofesi mereka. Untuk itu, rektor berharap kepada sivitas akademika FK UIN Jakarta untuk benar-benar membekali para calon dokternya dengan keilmuan yang matang sebelum mereka diizinkan melakukan praktikum di rumah sakit terpilih.

“Dengan demikian, maka kepercayaan masyarakat akan bertambah kepada UIN Jakarta. Sehingga, UIN Jakarta sebagai lembaga pendidikan mampu terus berkontribusi positif bagi bangsa dan negara,” tandas Guru Besar Manajemen Pendidikan UIN Jakarta tersebut.

Di tempat yang sama, Dekan FK juga menyambut baik kegiatan raker dan evaluasi kurikulum sekaligus pembentukan Komkordik tersebut. Dirinya menegaskan bahwa komite tersebut saat ini sangat dibutuhkan guna mengembangkan kualitas para dokter lulusan FK UIN Jakarta sekaligus meluaskan jaringan rumah sakit untuk dijadikan tempat koas.

“Setelah pembentukan ini, diharapkan aka nada pertemuan rutin setiap bulannya. Dengan demikian, dengan pertemuan tersebut, maka kita akan mampu menganalisa permasalahan-permasalahan yang dihadapi di lapangan, sekaligus mencari solusinya, evaluasi, dan lain-lain,” ujar Hari.

Sebagai informasi, hadir sebagai narasumber dalam acara tersebut diantaranya, dr Aulia Rizka SpPD (Ketua Komkordik RSCM-FKUI), Prof Dr dr H Abdul Kadir PhD Sp. THT-KL (K) MARS (Ketua Asosiasi Rumah Sakit Pendidikan Indonesia/ ARSPI), dan Dr dr Chamim SpOG K-Onk. (lrf)

Share This