Gedung FISIP, BERITA UIN Online— Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UIN Jakarta menyelenggarakan studium general dengan mengusung tema Demokrasi Di Indonesia: Upaya Menghadirkan Pemilu yang Bersih dan Jujur. Acara yang berlangsung pada, Senin (15/10) pukul 09.00 WIB tersebut, dilaksanakan di Aula Madya FISIP UIN Jakarta.

Hadir sebagai narasumber dalam acara tersebut Chusnul Mar’iyah PhD, serta Adi Prayitno MSi (Dosen FISIP UIN Jakarta) sebagai moderator. Turut hadir pula sekaligus membuka acara tersebut, Kaprodi Ilmu Politik Dr Iding Rosyidin MSi.

Dalam sambutannya, Iding mengapresiasi berjalannya acara tersebut, dirinya berharap hasil dari kegiatan itu mampu direalisasikan oleh seluruh peserta. Bisa saja, menjadi agen bagaimana pemilu nantinya berjalanbersih, jujur dan adil.

Di tempat yang sama,  dalam pemaparannya Chusnul menegaskan bahwa dalam sistem demokrasi menyatakan pendapat dimuka umum dilindungi secara konstitusi tidak boleh ada pelarangan yang membatasi rakyat dalam menyampaikan pendapat. Kemudian ia juga menyinggung aset politik itu selain uang ada jangkauan organisasi, jalur komunikasi, calon atau kader partai, ide dan program serta track record.

“Pemilu dalam demokrasi sebagai sarana partisipasi warga negara untuk mengevaluasi kepemimpinan politik pejabat selama satu periode dengan memberikan sanksi berupa penolakan atau dukungan” ujar Chusnul.

Dirinya juga berharap, mahasiswa mampu mengawasi kegiatan pemilu pada tahun 2019 nanti dengan berperan aktif serta menggandeng sekaligus mengawasi KPU.

Sebagai informasi, acara studium general tersebut akan dijadikan agenda tahunan FISIP UIN Jakarta yang berbentuk diskusi panel. Kemudian, diakhir pemaparan materi,  dibuka sesi tanya jawab. Tampak sekali mahasiswa pro aktif bertanya kepada narasumber dan antusias dari awal mengikuti studium general ini. Selanjutnya, acara ditutup dengan pemberian cinderamata kepada narasumber dan foto bersama. (lrf)

Share This