Gd. FK, Berita UIN Online— Dalam rangka memperluas kerja sama FK UIN Jakarta, Dompet Dhuafa dihadirkan untuk mempresentasikan kegiatan serta kontribusinya dalam dunia pendidikan dan kesehatan.

Pertemuan tersebut dilaksanakan pada, Jumat (28/06) lalu, di ruang rapat besar lantai 2, FK kampus II UIN Jakarta.  Acara yang dihadiri oleh Manager Pusat Dompet Dhuafa, Direktur Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa Jawa Barat, Wakil Direktur LKC Banten dan segenap pimpinan FK tersebut, menghasilkan kesepakatan kerja sama guna lebih meningkatkan kontribusi kedua lembaga terhadap masyarakat.

Dalam pemaparannya, manajer Dompet Dhuafa memaparkan empat pilar kegiatan utamanya yang meliputi ekonomi, dakwah, pelayanan, dan Sociopreneurship. Jaringan pelayanan kesehatan mencakup pulau Kalimantan, Sumatera, Jawa, Sulawesi dan lain-lain.

“Bidang pelayanan berupa rumah sakit, klinik, kawasan sehat, kesehatan perempuan, program anak sehat, gizi, pemberdayaan lahan tanaman obat, kesehatan psikologi, respon darurat kesehatan dan recovery pasca bencana. Kebutuhan potensial dompet dhuafa untuk mendukung pelayanan antara lain tenaga medis; peneliti  guna mengevalusi kegiatan serta memiliki data sekunder yang cukup lengkap; memiliki sarana pendidikan, penelitian dan latihan/magang mahasiswa dan tenaga sukarelawan pada saat terjadi dan pasca-bencana,” jelas manajer Dompet Dhuafa.

Pada kesempatan yang sama, Dekan FK Hari Hendarto menyambut baik pemaparan dari Tim Dompet Dhuafa. Kegiatan tersebut sesuai dengan Tridharma Perguruan Tinggi yang diharapkan dapat menjadi sarana pendidikan terutama modul, seperti modul elektif, obyek untuk penelitian dosen dan mahasiswa.

“Dosen nantinya mempunyai  alternatif melakukan kegiatan pengabdian masyarakat, dan mahasiswa dapat terlibat dalam kegiatan kedaruratan kesehatan serta mendapatkan pelatihan. Bagi alumni yang berada pada masa tenggang waktu setelah sumpah dan intership juga dapat mengikuti kegiatan magang,” pukas Hari. (lrf/ewd)

Share This