Kampus UIN, BERITA UIN Online – Gerakan Pramuka Gugus Depan Jakarta Selatan 07.075-07.076 UIN Jakarta menggelar kompetisi Giat Prestasi bagi Pramuka golongan Penggalang dan Penegak se-wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten. Lomba digelar di kampus UIN Jakarta pada 12-13 Oktober 2019 serta diikuti oleh sedikitnya 77 regu (39 pangkalan) dan 147 sangga (73 pangkalan) dari masing-masing gugus depan yang berpangkalan di sekolah tingkat SMA/MA/SMK dan SMP/MTs.

Giat Prestasi untuk golongan Penegak digelar pada 12 Oktober 2019, sedangkan golongan Penggalang pada 13 Oktober 2019. Giat Prestasi tersebut mempertandingkan sebanyak 13 mata lomba, meliputi bidang kepramukaan, pengetahuan umum, dan keterampilan.

Kegiatan Giat Prestasi dibuka Ketua Gugus Depan Nanang Syaikhu di Lapangan Student Center, Sabtu (12/10/2019). Pembukaan dihadiri Pembina Satuan Pandega Putra Arief Aryanto Aryadi dan Pembina Satuan Pandega Putri Saidah serta para pembina pendamping peserta.

Nanang Syaikhu dalam sambutannya sangat mengapresiasi atas antusias peserta mengikuti Giat Prestasi yang setiap tahunnya membludak. Kegiatan seperti ini setidaknya dapat menjadi salah satu tolok ukur uji prestasi dan kemampuan para pramuka yang berpangkalan di sekolah dalam kegiatan kepramukaan.

Nanang mengatakan uji prestasi merupakan tradisi baik dalam kegiatan kepramukaan, baik di tingkat Siaga, Penggalang maupun Penegak. “Melaui kegiatan ini kita juga dapat melihat seberapa jauh para pembina di pangkalan berperan dalam membimbing dan membina peserta didiknya dengan serius,” katanya.

Sementara itu, Ketua Dewan Racana Putri Syifa Fauziah mengatakan, Giat Prestasi merupakan salah satu rangkaian kegiatan Jawara Nasional II tahun 2019. Kegiatan digelar dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-30 Gerakan Pramuka UIN Jakarta.

“Giat Prestasi merupakan kegiatan awal dari rangkaian Jawara Nasional II 2019. Kegiatan ini selain sebagai ajang bersilaturahmi antarpramuka yang berpangkalan di sekolah di tiga wilayah, juga untuk mendorong para Pramuka yang berpangkalan di sekolah lebih berprestasi,” katanya.

Syifa atau yang akrab disapa Ipong itu juga mengatakan, minat peserta untuk Giat Prestasi dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Hal itu sering dengan diwajibkannya kegiatan kepramukaan di sekolah dan masuk ke dalam kegiatan intrakurikuler.

“Namun, karena minat yang tinggi, panitia terpaksa harus membatasi jumlah peserta. Jika tidak panitia pasti akan mengalami kewalahan,” ujarnya.

Selain dalam bentuk lomba (Giat Prestasi), kegiatan Jawara Nasional juka akan mengadakan International Conference dan Pramuka Bersholawat di Auditorium Harun Nasution (24 Oktober) serta Youth Social Expedition (YSE) di Pulau Seribu (25-27 Oktober).

International Conference dan YSE akan diikuti oleh para Pramuka Penegak-Pandega yang berpangkalan di kampus perguruan tinggi se-Indonesia dan mahasiswa asing dari sejumlah negara. Sedangkan pemateri di antaranya akan diisi oleh Ketua Kwartir Nasional Komjen Pol (Purn) Budi Waseso dan Ketua Pusat Pendidikan dan Latihan Nasional Prof Dr Suyatno. Adapun Pramuka Bersholawat akan diisi oleh Habib Muhammad Luthfi bin Yahya dari Pekalongan, Jawa Tengah. (ns)

Share This