UIN Jakarta, Berita UIN Online – Kelompok Mahasiswa Lingkungan Hidup Kemahasiswaan (KMPLHK) Ranita UIN Jakarta mendelegasikan anggotanya dalam misi kemanusiaan untuk membantu korban gempa dan tsunami yang terjadi di Palu, Sulawesi Tengah. Pelepasan relawan dipimpin langsung oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UIN Jakarta, Yusran Razak, Rabu (3/10).

Dalam sambutannya Yusran Razak mengatakan, misi kemanusiaan dalam membantu korban gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah merupakan panggilan hati. Inisiatif tinggi yang dikoordinir oleh KMPLHK Ranita sangat diapresiasi oleh seluruh pimpinan di lingkungan UIN Jakarta.

“Apresiasi tertinggi ditunjukkan seluruh pimpinan UIN Jakarta kepada Ranita yang dengan cepat mengambil langkah untuk membantu korban gempa yang terjadi di Palu, Sulawesi tengah,” kata Yusran.

Lebih lanjut, Yusran Razak berpesan kepada seluruh relawan agar lebih berhati-hati dalam membantu korban gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah mengingat kondisi di lapangan yang belum kondusif. Kesehatan relawan juga harus dijaga agar tidak menjadi beban ketika melaksanakan tugas di Palu.

“Jaga kesehatan kalian ketika sedang meksanakan tugas. Jangan sampai berniat membantu justru kalian yang harus dibantu oleh relawan lainnya karena sakit,” tegas yusran.

Terdapat empat relawan yang diutus oleh KMPLHK Ranita untuk membantu korban gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah, antara lain Risma Triyurita, Lien Sururoh, Abdurrahman Hariza dan Iqbal Ramadhan. Menurut rencana mereka akan berada di Palu Selama dua minggu yang kemudian akan di rolling untuk digantikan dengan relawan Ranita lainnya.

“Keberangkatan kali ini untuk membantu korban gempa di Palu. Nantinya mereka akan berada disana selama dua minggu karena secara psikis relawan sudah tidak mumpuni ketika membantu korban bencana lebih dari dua minggu,” pungkas Ketua KMPLHK Ranita, Ahmad Barqu Syudjai. (lrf/aw)

Share This