Gedung FSH, BERITA UIN Online— Pimpinan dan sivitas Fakultas Syariah dan Hukum UIN Jakarta menggelar kegiatan apel pagi, Senin (10/1/2022). Dalam apel itu, Dekan Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) Dr. Ahmad Tholabi Kharlie MA mengingatkan sivitas akan implementasi lima budaya kerja Kemenag, slogan kerja, dan Zona Integritas untuk Wilayah Bebas Korupsi (ZI WBK) di lingkungan fakultas.

Pengamatan BERITA UIN Online, apel pagi yang ditandai pengibaran Bendera Merah Putih sendiri berlangsung mulai pukul 07.30 hingga 08.30 WIB. Apel pagi yang dilakukan sesuai himbauan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI Nomor 403 Tahun 2021 ini dipimpin langsung Dekan FSH dan diikuti para Wakil Dekan, Ketua dan Sekretaris Prodi, Para Kepala Bagian dan Tenaga Kependidikan FSH.

Dalam amanatnya, Dekan Tholabi mengingatkan agar sivitas memaknai apel pagi sebagai bentuk penumbuhan rasa cinta terhadap tanah air mengingat seluruh rangkaiannya dapat membangkitkan rasa nasionalisme. Terlebih, tambahnya, sivitas FSH sebagai bagian aparatur sipil negara dituntut lebih lebih memahami dasar negara.

“Upacara ini diharapkan tidak hanya dimaknai sebagai pertemuan fisik kita semata melainkan perlu dimaknai nilai-nilai yang ada di dalamnya,” katanya.

Dekan juga mengingatkan sivitas untuk selalu mengimplementasikan lima budaya kerja di lingkungan unit Kementerian Agama RI (Kemenag). Kelimanya yaitu integritas, profesionalitas, inovasi, tanggungjawab dan keteladanan dalam pelaksanaan tugas dan layanan publik fakultas.

Terkait budaya kerja, Dekan Tholabi juga mengingatkan sivitas akan turunan budaya kerja Kemenag di lingkungan FSH dalam slogan SIPITUNG. Slogan ini akronim dari Solidaritas, Integritas, Profesional, Inovatif, serta Unggul yang menjiwai semangat kerja sivitas.

Slogan SIPITUNG sendiri diterapkan searah penugasan FSH UIN Jakarta sebagai pilot project Zona Integritas untuk Wilayah Bebas Korupsi atau ZI WBK di UIN Jakarta. “Jadi mari kita sukseskan perjalanan ZI WBK FSH UIN Jakarta yang sekaligus menjadi Pilot Project UIN Jakarta,” ajaknya. (zm)

Share This