Gedung Rektorat, BERITA UIN Online – Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Jakarta bekerja sama dengan Badan Aksesibilitas Komunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika akan menggelar pelatihan dan penyuluhan tentang literasi digital bagi masyarakat pesisir di Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Kegiatan akan berlangsung pada 10-13 Desember 2019 dan melibatkan sedikitnya 26 fasilitator, baik dari FST maupun BAKTI.

Dalam pers yang dikirimkan ke BERITA UIN Online, Senin (9/12/2019), kegiatan pelatihan literasi digital bagi masyarakat pesisir di Wakatobi bertujuan agar mereka memahami media digital dan memanfaatkannya untuk kepentingan dunia usaha. Dalam hal ini, bagaimana masyarakat mampu meningkatkan potensi sumber daya alam di laut dan pantai melalui digital marketing serta memasarkannya secara luas.

Di antara produk warga pesisir yang memiliki potensi untuk dipasarkan adalah kelapa, rumput laut, kelapa olahan seperti virgin coconut oil (VCO), dan briket. Dalam pelatihan ini, tim FST-BAKTI tak hanya akan mengenalkan sistem digital marketing yang berbasis teknologi informasi, tetapi juga bagaimana membuat kemasan produk menjadi lebih menarik untuk dipasarkan.

Lebih luas lagi, tim juga akan memberikan pengetahuan kepada masyarakat dalam hal pemasaran produk melalui mal online (market place digital), seperti Tokopedia, Bukalapak, dan Shopee serta melalui media sosial seperti Facebook, Instagram, dan Twitter.

Tim FST-BAKTI berharap kegiatan pelatihan dan penyuluhan tentang literasi digital bagi masyarakat pesisir di Wakatobi ini akan menjadi stimulus dalam mengembangkan produk mereka. Melalui kerja sama antara FST dan BAKTI ini juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan kualitas ekonomi masyarakat Indonesia secara luas, khususnya di wilayah Wakatobi, Sulawesi Tenggara. (ns)

Share This