Gd. FSH, BERITA UIN Online— Dalam rangka memeriahkan Sharia Event 2018, Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Jakarta menggelar pertemuan Forum Dekan Syariah se-Indonesia, Selasa (23/10), bertempat di ruang pertemuan FSH UIN Jakarta.

Acara yang dihadiri para Dekan Syariah dari seluruh perguruan tinggi Islam yang ada di Indonesia tersebut, berjalan dengan khidmat dan penuh keakraban. Sehingga, komunikasi yang terjalin sangat komunikatif dan menghasilkan beberapa gagasan yang dapat direalisasikan nantinya.

Wakil Dekan Bidang Akademik FSH UIN Jakarta Dr Euis Amalia, dalam kesempatan tersebut menyampaikan pentingnya tindak lanjut dari wacana penyederhanaan kurikulum di Fakultas Syariah. Hal ini merupakan hasil dari FGD sebelumnya yang juga diselenggarakan oleh FSH UIN Jakarta di Bintaro pada awal tahun 2018.

“Akan tetapi, belum ada tindak lanjut bagaimana mekanisme penyederhanaan kurikulum dan menjadikan program studi Ilmu Syariah agar lebih terfokus,” ujar Euis.

Masih menurutnya, prospek Ilmu Syariah di Indonesia cukup baik, namun lapangan pekerjaan dari sarjana syariah lebih sedikit apabila dibandingkan dengan sarjana hukum.

“Keilmuan syariah merupakan rumpun keilmuan yang unik, ia bisa masuk kedalam rumpun ilmu hukum namun bernuansa keIslaman dan juga bisa masuk kedalam rumpun ilmu sosial,” tandasnya.

Sebagai informasi, dalam forum ini ditentukan pula bahwa yang akan menjadi tuan rumah pada Sharia Event 2019 adalah Fakultas Syariah UIN Medan. Adanya kegiatan ini merupakan sebuah hal yang positif mengingat silaturrahim perlu untuk terus dijalin oleh fakultas syariah seluruh Indonesia. (lrf/EH)

Share This