Gd. FK, BERITA UIN Online— Fakultas Kedokteran (FK) dan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKes) UIN Jakarta mendeklarasikan kawasan bebas asap rokok. Deklarasi tersebut, dipimpin oleh Dekan FIKes Prof Dr Arief Sumantri, MKes, Rabu (29/08), bertempat di pelataran gedung perkuliahan FK UIN Jakarta.

Dalam sambutannya, Arief mengungkapkan apresiasi serta dukungannya terhadap pelaksanaan deklarasi tersebut. Dirinya berharap, bahwa deklarasi ini menjadi permulaan dalam rangka menciptakan kampus yang bersih, sehat dan ramah lingkungan.

“Deklarasi ini bukan hanya disaksikan oleh kita semua, namun Allah Swt juga turut menyaksikan dan mencatat ini sebagai amal baik kita. Selain itu, diharapkan kita mampu konsisten menjaga kampus kita ini dari nafza atau tembakau,” ujar Arief.

Ditambahkannya, bahwa deklarasi ini pun sebagai salah satu bentuk dukungan UIN Jakarta terhadap Perda Tangerang Selatan untuk menciptakan kawasan bebas asap rokok.

“Untuk menggapai prestasi, tentunya mahasiswa tersebut harus sehat. Karena generasi yang sehat akan membentuk negara yang kuat,” tandasnya.

Di tempat yang sama, turut hadir menyaksikan deklarasi tersebut, para Wakil Dekan, para Kelapa Bagian, Kelapa Sub Bagian, Kepala Dinas Kesehatan Tangerang Selatan, Camat Ciputat Timur, Lurah, Wakil Kapolsek Ciputat, dan beberapa tamu undangan lainnya.

Kepala Dinkes Tangsel Deden Deni SE dalam sambutannya mengatakan, bahwa saat ini, Indonesia berada di peringkat tiga dunia pemakai atau pengonsumsi tembakau. Namun yang lebih mengkhawatirkan lagi, dari jumlah yang ada, 20 persennya adalah anak usia remaja atau Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Tidak kurang dari 2.327 jiwa meninggal tiap tahunnya yang penyebab mayoritanya adalah racun-racun yang ada di rokok. Tentunya ini sangat mengkhawatirkan, semoga deklarasi ini menjadi awal yang baik bagi kita semua untuk menghindari bahaya merokok,” kata Deni.

Demikian halnya yang diungkapkan Wakil Kapolsek Ciputat dan Camat Ciputat Timur. Keduanya sangat mengapresiasi deklarasi tersebut, dan berharap semua yang hadir mampu menularkan energy positif kepada sesamanya untuk bersama menjauhi hal-hal negatif, antara lain untuk tidak merokok.

Sebagai informasi, acara tersebut diakhiri dengan penandatanganan bersama spanduk yang bertuliskan deklarasi kawasan bebas rokok yang dilakukan oleh dekan dan para tamu undangan serta beberapa perwakilan dari mahasiswa. (lrf)

Share This