Jakarta, BERITA UIN Online– Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) menyerahkan 79 sertifikat pendidik (serdik) guru Pendidikan Agama Islam (PAI) DKI Jakarta kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (PTK), Selasa (3/3/2020) di Kantor PTK Jakarta lt 4.

Penyerahan dilakukan oleh Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) FITK Imam Thobroni SE kepada Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) PTK Ubaidillah diwakili Sudir staf PTK.

Imam menjelaskan, pada angkatan pertama ini FITK menerima 122 peserta Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan (Daljab) Guru Mata Pelajaran PAI DKI Jakarta berdasarkan Perjanjian Kerjasama FITK dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang ditandatangani pada Kamis, 2 Mei 2019 lalu.

“Dari FITK ditandatagani Dekan FITK Dr Sururin MAg dan dari Pemprov DKI ditandatangani Kepala Dinas Pemrov DKI Jakarta,” ujar Imam.

Setelah pelaksanaan PPG, lanjut Imam, untuk DKI dinyatakan 79 guru lulus sebagai guru profesional dan berhak mendapatkan serdik, sementara sisanya yang belum lulus, masih diberikan kesempatan untuk mengikuti Uji Pengetahuan (UP) sebanyak 14 kali selama tiga tahun.

“PPG angkatan sebelumnya hanya diberikan kesempatan 6 kali UP untuk waktu dua tahun,” imbuh Imam.

Diterangkannya, untuk dapat mengikuti UP, mahasiswa PPG harus lulus terlebih dahulu dalam mengikuti pembelajaran daring, lokakarya, dan Uji Kinerja (Ukin), baru setelah itu mereka dapat mengikuti UP.

“Kelulusan PPG ditentukan dari hasil UP dengan standard setting kelulusan yang sudah disepakati seluruh PTKIN dengan Kementerian Agama dan Kementerian Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi (sekarang Kementerian Pendidikand an Kebudayaan –red.),” tandasnya.

Setelah mereka dinyatakan lulus, sambung Imam, pada 31 Desember 2019 lalu, mereka yang lulus termasuk guru dari Kementerian Agama diundang dalam acara pengukuhan oleh Rektor UIN Jakarta didampingi Dekan FITK dan disaksikan pejabat Kementerian Agama serta Pemprov DKI Jakarta di Gedung PPG FITK Bojongsari UIN Jakarta.

Sementara Sudir menyampaikan, untuk angkatan selanjutnya, Pemrov DKI akan segera menginformasikan jumlah guru yang akan diikutsertakan dalam PPG di FITK UIN Jakarta pada 2020.

“Gubernur Anies mentargetkan dalam periode jabatannya, semua guru DKI Jakarta sudah tersertifikasi, namun masih terkendala dengan LPTK pelaksana,” ujar Sudir.

Belum semua LPTK, lanjutnya, bisa menampung para guru tersebut disebabkan SDM dosen yang terbatas dengan jumlah guru yang sangat banyak, sekira 8000 orang.

“Secepatnya kita akan lakukan rapat evaluasi untuk pelaksaan PPG 2019 dan koordinasi menentukan kuota tahun 2020 dengan FITK UIN Jakarta jika sudah ada keputusan hasil rapat koordinasi Pemprov DKI dengan Kemendikbud,” ujar Sudir.

Diinformasikannya, serdik guru profesional yang sudah diterima Pemprov DKI tersebut akan segera didistribusikan kepada para guru secara seremonial di kantor Dinas Pendidikan Pemprov DKI Jakarta.

“Kita akan bagikan secepatnya setelah ada keputusan dari pimpinan,” pungkasnya. (zm/mf)

Share This