Gedung FITK, BERITA UIN Online– Ketua Panitia International Conference on Education in Muslim Society (ICEMS) Dr Didin Nuruddin Hidayat MA menyampaikan press release untuk pelaksanaan ICEMS V pada rapat koordinasi panitia ICEMS V pada Jumat (27/9/2019) di Ruang Sidang FITK lt 2.

“Merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi saya untuk menjadi ketua panitia kegiatan ICEMS V ini yang diprakarsai FITK UIN Jakarta,” ujar Didin.

Penghargaan yang setinggi-tingginya, lanjutnya, disampaikan kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan penuh untuk keberhasilan konferensi muslim internasional tahunan ini.

Dipaparkannya, tema konferensi tahun ini berpusat pada masalah kreativitas dan inovasi dalam pengajaran dan pembelajaran, masalah yang penting untuk didiskusikan dalam rangka meningkatkan kualitas pengajaran dan pembelajaran yang muaranya pada peningkatan kualitas pendidikan secara keseluruhan.

Ditegaskannya, sebagai tanggapan terhadap masalah tersebut, konferensi ini diharapkan dapat berfungsi sebagai forum akademik di mana para peneliti dan akademisi dari berbagai disiplin ilmu dapat berinteraksi dan membangun jaringan.

Dia menyebutkan, narasumber internasional akan hadir pada acara tersebut, yaitu Professor Mike Hardy (Coventry University, United Kingdom), Professor Lawrence Pratchett (University of Canberra, Australia), Dr Azmil Tayeb (USIM, Malaysia), Associate Professor Shirley Ann-Baker (Alliant International University, USA), Prof. Dr. Wael Aly Al-Sayed (Ain Shams University, Egypt), Associate Professor Dr Sururin MAg, (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta), Dr Indra Charismiadji (President Director of Eduspec Indonesia), Fitriah PhD (UIN Sunan Ampel Surabaya) dari berbagai keahlian dan pengalaman mereka terkait dengan tema sentral dari konferensi ini.

Sebagai laporan pra kegiatan, semua jumlah artikel yang masuk sebanyak 100 makalah lengkap yang diajukan oleh pendidik dan peneliti dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan beberapa berasal dari negara tetangga. Di antaranya adalah makalah penelitian di bidang pendidikan umum, ilmu sosial, humaniora, linguistik Arab dan Inggris. Konferensi ini juga dimaksudkan untuk memfasilitasi peningkatan publikasi ilmiah para pendidik dan peneliti.

“Kami percaya bahwa di masa depan konferensi ini akan dapat tumbuh menjadi satu konferensi tahunan bergengsi dengan secara aktif berkolaborasi dengan para pendidik dan peneliti dari berbagai bidang studi, khususnya dalam pendidikan,” imbuh Ketua Prodi Tadris Bahasa Inggris ini.

Didin mengajak panitia pelaksana untuk berdoa agar pelaksanaan ICEMS V ini dapat berjalan lancar dan menghasilkan rekomendasi penting dalam pengembangan dan peningkatan pendidikan Islam di dunia internasional.

Diketahui, puncak ICEMS V ini akan digelar selama dua hari, pada Senin-Selasa (30/9-1/10/2019) di Auditorium Harun Nasution UIN Jakarta. Sebelumnya, telah digelar tiga kali pre conference sebagai rangkaian kegiatan ICEMS V ini. (lrf/mf)

Share This