Gedung FITK, BERITA UIN Online – Tiga hari menjelang dimulainya perkuliahan, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Jakarta mengadakan pertemuan dengan para mahasiswa baru (maba). Pertemuan antara pimpinan fakultas dan maba tersebut digelar dalam acara Students Day (SD) di gedung FITK, Jumat (31/8/2018).

Acara pembukaan SD dilakukan di halaman parkir FITK dan dibuka Dekan Ahmad Thib Raya. Turut hadir Wakil Dekan Bidang Akademik Muhammad Zuhdi, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fauzan, dan Kepala Bagian Tata Usaha Imam Tabrani. Kegiatan SD tersebut diikuti oleh sekira 1.200 maba hasil seleksi beberapa waktu lalu.

Menurut Dekan FITK Ahmad Thib Raya, acara SD bagi maba FITK tahun ini merupakan kali ketiga. Hal itu bertujuan agar maba dapat mengenal lebih dekat dengan fakultas atau dengan pimpinan dan para dosen mereka.

“Sebelum mengawali perkuliahan, para maba harus mengenali lingkungan fakultas mereka secara luas. Misalnya mengenai sistem pembelajaran atau beberapa fasilitas penunjang belajar yang ada di fakultas,” katanya.

Sementara itu, dalam acara pembukaan, Ahmad Thib Raya menekankan pentingnya mahasiswa serius belajar. Mahasiswa juga harus pintar membagi waktu antara kegiatan belajar dan aktivitas di luar kelas.

“Ingat, masa belajar maksimal hanya 12 semester atau enam tahun. Mahasiswa yang melewati masa itu akan dikenai sanksi drop out (DO),” tandasnya.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fauzan mengatakan, kegiatan SD digelar selama sehari penuh. Tekniknya dilakukan di ruang kelas masing-masing jurusan dan disampaikan oleh para dosen. Sedangkan materi pengenalan belajar di FITK diisi antara lain dengan memotret talenta mahasiswa dan sosialisasi surat keterangan pendamping ijazah (SKPI), membangun tradisi menulis karya ilmiah dan teknik pembuatan makalah, serta teknik diskusi dan manajemen waktu.

Untuk pengisi materi, urai Fauzan, FITK menerjunkan sekira 30 dosen. Mereka menyampaikan materi tersebut secara bergantian dari satu kelas ke kelas lain.

“Kita gunakan sistem rolling mengingat jumlah maba FITK cukup banyak,” katanya.

Fauzan berharap pengenalan belajar di FITK secara detail dapat menjadi modal pengetahuan awal bagi para maba untuk siap belajar. Konon, menurut dia, kegiatan seperti ini akan ditradisikan di FITK karena pengenalan kampus di tingkat universitas kurang menyentuh ke dasar.

Menurut Fauzan, pimpinan FITK tak hanya bertemu dengan para maba secara khusus. Pertemuan serupa akan digelar dengan para orang tua atau wali maba pada Selasa pekan depan. Sedangkan perkuliahan di FITK semester ganjil tahun akademik 2018/2019 akan dimulai pada 3 September 2018 atau Senin pekan depan. (ns)

Share This