Gd. FEB, BERITA UIN Online— Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UIN Jakarta menggelar seminar aplikasi Financial Technology (FINTECH), Kamis (04/10) lalu. Seminar yang bertujuan mensosialisasikan dan mengetahui dampak aplikasi Fintech terhadap inklusi keuangan tersebut, dimulai pukul 13.00 Wib, dan dihadiri oleh sedikitnya 100 mahasiswa FEB serta segenap sivitas akademika FEB UIN Jakarta.

Bertempat di ruang teater lantai lima FEB UIN Jakarta, seminar mengusung tema Sosialisasi Fintech Lending dan Dampaknya terhadap Inklusi Keuangan, dan menghadirkan beberapa narasumber, di antaranya Meitina Kardina (Finance & Human Resource Manager JULO), Timothy John Prawiramaruto (Regulatory Affair Indo Dan), kemudian Boan Sianipar (Vice President Business Development Kredit Pintar), dan Asep Kurniawan (Head of Operation Dana Bijak).

Seminar yang dimoderatori oleh Dewi Ghitsatul Hisan tersebut, berjalan cukup hangat. Pasalnya, dengan banyaknya narasumber dengan latar belakang yang berbeda, menyebabkan banyak pula infomasi sekaligus tanggapan perspektif masing-masing perusahaan.

Beberapa pertanyaan pun dilontarkan peserta, di antaranya bagaimana bisa membuat Fintech Lending, serta pengoperasian aplikasi tersebut, sehingga memberikan manfaat bagi pribadi maupun banyak orang.

Pertanyaan lain muncul dari salah seorang mahasiswa FEB, Dani, dirinya bertanya apakah Fintech ini nantinya bisa bertransformasi dari konvensional menjadi syariah. Salah satu nara sumber menjawab, bahwa hal tersebut tengah “digodog” dan dilakukan penelitian lebih lanjut. Namun, tidak tertutup kemungkinan hal tersbut dapat dilakukan di waktu mendatang. (lrf)

Share This