Ciputat, BERITA UIN Online— Lembaga Sosial Kemanusiaan Social Trust Fund (STF) UIN Jakarta terus bekerja keras mencegah sebaran dan dampak virus Covid-19 di kalangan mahasiswa UIN Jakarta. Salahsatunya dengan menyalurkan bantuan makanan, buah-buahan, dan vitamin bagi mahasiswa yang terpaksa tetap tinggal di kos-kosan sekitar kampus.

Pantauan BERITA UIN Online, sejak dibuka pada hari Senin (30/3/2020), ratusan mahasiswa UIN Jakarta yang tak bisa pulang kampung dan terpaksa tinggal di kos-kosan mulai disasar bantuan. Mereka mengantri mendapatkan bantuan makanan di dua warung makan sederhana, Warung Mang Sadi di Jl. Semanggi II atau samping Mesjid Al-Husna dan Warung Sunda di Jl. Legoso atau samping Gedung fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Dicky Hasbi, misalnya. Mahasiswa Prodi Manajemen Dakwah, FIDIKOM UIN Jakarta misalnya ikut mengantri di Warung Sunda. Dicky mengaku terpaksa lebih memilih tinggal di kos-kosan daripada pulang kampung. Kini, ia  mengalami kesulitan mendapatkan makanan setelah sejumlah warung makan langganan mahasiswa juga banyak yang tutup.

Ia juga mengaku takut untuk bepergian mencari makanan di wilayah yang lebih jauh. Paparan pandemik Covid-19 membuatnya lebih memilih tinggal di kos-kosan dan menghindari kerumunan. “Bantuan para donatur melalui STF UIN Jakarta sangat membantu kami, mahasiswa yang masih berada di Ciputat dengan keadaaan banyak warung dan toko yang sudah tutup,” ungkapnya.

Hal sama dialami Nia Safitri. Mahasiswi Prodi Kesehatan Masyarakat FIKES UIN Jakarta ini mengaku mengalami kondisi yang tidak lebih baik dari Dicky. Selain sulit untuk pulang kampung, ia juga kesulitan mengakses makanan setelah banyak warung-warung makanan tutup.

Beruntung, jelasnya, STF UIN Jakarta menyalurkan bantuan makanan bagi para mahasiswa. “Mudah-mudahan bantuan STF UIN Jakarta bisa menyasar ke teman-teman mahasiswa lainnya,” harapnya.

Dewi Maryam, Relawan ST UIN Jakarta, menuturkan sejak Jumat (27/3/2020) STF UIN Jakarta berusaha mendata mahasiswa yang bisa disasar bantuan dengan menyebar formulir daring. Hasilnya, 268 mahasiswa mengajukan bantuan. Namun setelah diverifikasi ketat, 91 mahasiswa terpilih jadi sasaran bantuan.

“Alhamdulillah hari Senin, 30 Maret 2020 mereka bisa mendapat nasi bungkus dengan lauk, sayur, buah dan vitamin, untuk siang dan sore,” katanya.

Dewi menuturkan, jumlah mahasiswa yang membutuhkan bantuan terus bertambah. Hingga Senin 30 Maret 2020 siang, terdapat 458 mahasiswa yang meminta bantuan. Setelah diverifikasi, terdapat 182 orang mahasiswa yang masih tinggal di sekitar Ciputat yang bisa disasar bantuan dengan mengambil bantuan di dua warung berbeda.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, Selasa (31/3/2020), sebanyak 615 mahasiswa UIN Jakarta kembali mengajukan bantuan via formulir daring. Oleh para relawan STF UIN Jakarta, ratusan permohonan ini akan diverifikasi ketat sehingga bantuan bisa disalurkan secara tepat sesuai ketersediaan donasi yang ada.

STF Ajak Sivitas Ulurkan Bantuan

Terpisah, Direktur STF UIN Jakarta Prof. Dr. Amelia Fauzia mengaku bersyukur lembaganya dipercaya untuk bisa membantu mahasiswa UIN Jakarta yang terdampak sebaran pandemik Covid19. Menurutnya, lembaganya terus berusaha membantu para mahasiswa semaksimal mungkin. “Bagi mahasiswa yang sudah melapor namun belum disapa oleh STF, mohon sabar. Kami sudah berupaya bekerja keras membantu dengan tim yang tidak banyak,” jelasnya.

Mengingat besarnya jumlah mahasiswa yang membutuhkan bantuan, Guru Besar Sejarah Islam sekaligus aktifis Filantropi ini berharap dukungan dari banyak pihak untuk ikut bersama-sama mengulurkan bantuan. Menurutnya, para mahasiswa sedang berada dalam kondisi ketakutan akibat pandemik Corona, dukungan dari keluarga masing-masing juga terbatas mengingat Covid-19 menjadi pandemik global yang menyasar semua sudut.

Bahkan, bertahan tinggal di kawasan kampus juga menyisakan kekuatiran sendiri bagi para mahasiswa. Selain dibayangi ketakutan akan paparan virus, mereka juga dihadapkan pada situasi sulit mendapatkan makanan seiring mulai banyaknya warung-warung makanan yang memilih tutup.

Untuk itu, Amelia berharap seluruh sivitas akademika UIN Jakarta bersama-sama mengulurkan bantuan donasi maupun menjadi relawan. “Kami sangat terbuka jika ada teman-teman mahasiswa lain yang sehat dan tinggal bersama keluarga, atau dosen serta staf UIN yang ingin turut serta membantu,” harapnya.

Diketahui, STF UIN Jakarta membuka rekening donasi darurat Covid-19, yakni Rekening BNI an. Social Trust Fund UIN Syarif Hidayatullah Nomor 0349891614 Cabang Fatmawati dengan layanan konfirmasi melalui 0813-8055-9914. Selain itu, STF UIN Jakarta juga membuka diri bagi keikutsertaan mahasiswa menjadi relawan untuk membantu pendataan dan komunikasi terkait sebaran pandemik Corona ini. (foto: STF UIN Jakarta/Teks: Zaenal Muttaqin)

Share This