Ciputat, BERITA UIN Online— Suma’inna, Dosen Prodi Matematika, Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Jakarta berhasil meraih gelar doktor Ilmu Matematika dari Department of Pure and Applied Mathematics, Faculty of Science and Engineering, Waseda University, Jepang. Raihan ini menempatkannya sebagai salah satu dari sedikit dosen bergelar doktor di bidang Ilmu Matematika yang dimiliki oleh UIN Jakarta.

Saat dihubungi BERITA UIN Online, Jumat (12/4/2019), Suma’inna mengaku bersyukur atas keberhasilannya meraih jenjang pendidikan tertinggi bidang matematika dari salah satu universitas top dunia. “Saya juga ingin mengucapkan terimakasih kepada Kementerian Agama RI atas dukungan beasiswa 5000 doktor sehingga tugas belajar ini bisa tuntas,” ungkapnya.

Selain Kementerian Agama, Suma’inna juga menyampaikan terimakasih kepada pimpinan UIN Jakarta maupun FST yang telah memberinya kesempatan melanjutkan belajarnya di negeri Sakura. Berbagai dukungan ini, lanjutnya, membuat dirinya bersemangat menyelesaikan tugas belajarnya dengan baik.

Untuk menyelesaikan pendidikan doktoralnya sendiri, terang Suma’inna, ia harus mempertahankan sidang disertasinya yang berjudul Maximal Lp-Lq Regularity Theorem for Some Initial Boundary Value Problems Appearing in Mathematical Physics. Topik risetnya adalah pengukuran rambatan cairan atau dinamika fluida dalam perspektif matematika.

Penelitian ini, lanjutnya, bisa dijadikan pemodelan dalam mengukur kecepatan gerak materal seperti angin, gelombang tsunami, atau bahkan aliran darah dalam tubuh. “Ujung hilirnya bisa untuk desain mesin seperti pesawat dan mobil. Misalnya, bagaimana desainnya supaya aliran bahan bakar jadi irit,” paparnya.

Dalam sebuah naskah wawancaranya dalam media Waseda University, Suma’inna mengaku bidang kajian utama akademiknya adalah matematika dengan spesialisasi Analisis Harmonik dan Persamaan Diferensial Parsial. Dalam studinya, ia tertarik meneliti dinamika fluida yang merupakan salah satu bidang paling menarik dalam matematika fisika. Selain itu, penelitiannya tentang dinamika fluida juga memberinya banyak ide penting tentang teknik mesin fluida seperti desain mesin fluida.

Berdasar topik risetnya, disertasi ini akan diterbitkan oleh The Mathematical Society of Japan. Sebuah organisasi akademik ilmuwan matematika negeri Sakura yang berdiri sejak 1877 M.

Suma’inna menambahkan, proses risetnya sendiri dimungkinkan dilakukan karena fasilitas laboratorium universitas top dunia yang cukup lengkap. Selain itu peranan promotor juga memungkinkannya bisa menuliskan riset dengan baik dan menyelesaikan kuliah dengan tepat waktu.

Pembimbing disertasi Suma’inna sendiri adalah Professor Yoshihiro Shibata. Yoshihiro merupakan salah satu professor matematika Jepang yang dipercaya menjadi Head of the Multiscale Analysis Modelling and Simulation Unit, Waseda University.

“Mungkin kelebihan pembimbing disertasi yang saya dapatkan adalah kerelaannya untuk membimbing dan mengarahkan proses riset dan penulisan tanpa kenal lelah,” terangnya penuh syukur.

Lebih lanjut, Suma’inna menuturkan, setelah selesainya tugas belajar ini, ia akan kembali mengajar para mahasiswanya, termasuk mendorong semangat mereka untuk melanjutkan pendidikan di universitas top dunia. “Saya juga berencana melanjutkan penelitian lebih jauh, jika memungkinkan melakukan riset kolaboratif dengan Prof Shibata,” tutupnya. (zae)

Share This