Ciputat, BERITA UIN Online— Pusat Kajian Agama dan Budaya atau Center for the Study Religion and Culture (CSRC) UIN Jakarta kembali menggelar pelatihan jurnalistik berbasis moderasi beragama, Kamis (9/7/2020). Selain penyampaian materi dari Dewan Pengurus CSRC Dr. Irfan Abubakar, pelatihan juga diisi diskusi tentang praktik dan  pengalaman jurnalistik para peserta.

Pelatihan yang dilakukan secara daring sendiri dihadiri para jurnalis muda dari berbagai media kampus. Kali ini, pelatihan mengangkat topik bagaimana moderasi beragama bisa digunakan sebagai perspektif para jurnalis dalam melaksanakan tugas-tugas jurnalistiknya.

Ketika menjadi perspektif, Irfan menyebutkan, moderasi beragama bisa difahami sebagai pelaksanaan tugas jurnalistik yang memperhatikan etika kerja dan integritas jurnalis sendiri. Selain itu, ia juga bisa dimaknai sebagai memproduksi karya jurnalistik bervisi damai dan menegaskan nilai-nilai humanis di tengah-tengah masyarakat.

Ia mencontohkan produk jurnalistik berperspektif moderasi beragama bsa dilakukan dengan menulis sosok sederhana yang bisa menjadi teladan publik. Penulisan sosok demikian bisa dimaknai sebagai upaya media dalam mempersuasi publik melakukan hal positif bagi sekitarnya.

“Itulah pentingnya perspekif moderasi beragama dalam pelaksanaan tugas-tugas jurnalistik,” katanya.

Perspektif yang sama juga bisa digunakan media internal kampus. Ini bisa dilakukan dengan melakukan reportasi dan memproduksi karya jurnalistik bernilai human interest tinggi seperti perjuangan belajar da prestasi mahasiswa, pengabdian masyarakat di kawasan tertinggal atau membutuhkan, atau dedikasi pendidik. (zm)

Share This